PANDUAN INVESTASI UNTUK PEMULA

/

Investasi Mulai 100 Ribu, 4 Jenis Investasi Ini Cocok Untuk Kamu. Pilih yang Mana?

Mulai 100 Ribu, 4 Jenis Investasi Ini Cocok Untuk Kamu. Pilih yang Mana?

Gak selamanya investasi itu identik dengan orang kaya. Kita yang modal terbatas juga bisa berinvestasi dengan modal mulai dari 100 ribu

Mulai 100 Ribu, 4 Jenis Investasi Ini Cocok Untuk Kamu. Pilih yang Mana?

Gak selamanya investasi itu identik dengan orang kaya. Kita yang modal terbatas juga bisa berinvestasi dengan modal mulai dari 100 ribu

Dengan 100 ribu bisa dapat apa? Untuk makan? Tentu!

Tapi, bagaimana jika dengan modal 100 ribu rupiah saja, kamu justru bisa jadi jutawan. Memang mungkin? Kenapa tidak?

Caranya gampang kok, investasi aja!

Ya, dengan investasi mulai dari 100 ribu, kamu bisa jadi jutawan. Tapi, itupun kalau jeli memilih instrumen investasi dan punya disiplin yang tinggi ya.

Kadang kita sering salah kaprah tentang mindset bahwa investasi itu hanya untuk orang kaya yang banyak uangnya. Walaupun tidak 100% salah, tapi saja keberatan jika ada yang bilang seperti itu.

Nyatanya, ada instumen investasi yang modal awalnya terjangkau dan ini cocok banget untuk kamu yang generasi milenial dan Gen Z yang modalnya tidak sebesar orang-orang kaya.

Nah, kali ini saya mau bahas beberapa instrumen investasi 100 ribu hasilkan jutaan rupiah. Apa saja? Yuk simak ulasan dibawah ini!

4 jenis investasi yang bisa dimulai dengan modal 100 ribu

Oh ya, sebelum bahas keempat instrumen investasi yang bisa dimulai dengan modal 100 ribu, saya mau kasih tau dulu. Kalau instrumen investasi itu ada resikonya, mulai dari yang rendah hingga tinggi.

Semakin rendah resiko, berarti kecil imbah balik investasinya. Tapi kalau resikonya tinggi maka hasil yang didapatkan juga tinggi. Jadi fair ya!

Oleh karena itu, sebelum kamu investasi harus tau dulu tipe kamu investor apa, siap hilang duit kah? atau gak rela duitnya hilang.

Profil resiko investor itu ada 3 tipe:

  1. Konservatif: Ini profil resiko paling rendah dan main aman sifatnya. Return rendah, asal selamat.
  2. Moderat: Profil resiko yang siap ambil resiko besar, tapi tetap hati-hati dan juga pintar membatasi jumlah investasi di instrumen yang beresiko tinggi.
  3. Agresif: Ini profil yang hobinya asal sikat yang penting return tinggi. Artinya, investor tipe ini sudah siap lahir batin untuk terima keuntungan dan kerugian besar dengan penempatan modal yang tidak sedikit.

Diantara 3 profil resiko itu, kamu yang mana?

Oke.

Kalau sudah paham, saya akan ulas 4 instrumen investasi mulai resikonya paling rendah hingga yang resikonya tinggi, biar kamu gak salah masuk kamar.

Investasi Emas

Emas Batangan
Seumur-umur, akhirnya pernah pegang emas batangan, tapi bukan investasi emasi ini yang saya maskud ya

Level resiko: rendah

Sering jadi safe haven, investasi emas adalah salah satu instrumen yang layak di miliki, karena bisa dimulai dengan modal kecil.

Tapiiii……

Bukan investasi emas batangan yang saya maksud, kebesaran modalnya.

Jika ingin investasi emas dengan modal 100 ribu, maka mulainya dari tabungan emas atau aplikasi online yang ada di play store.

BACA JUGA: Pengalaman Beli Logam Mulia Galeri 24, Investasi Emas Sesuai Gayamu

Ada beberapa aplikasi emas online yang saya tahu, yaitu: e-mas, Tamasia, IndoGold, dan Pegadaian Digital. Sepertinya masih banyak, tapi yang saya tau yang lainnya, hanya itu saja.

Tapi, untuk tabungan emas saya sudah percayakan kepada Tokopedia Emas yang bekerja sama dengan Pegadaian. Jadi, menurut saya lebih solid untuk investasi emas disitu.

Saya sudah review emas tokopedia di artikel: Cara Membeli Emas Melalui Tokopedia Emas, Mulai Dari Rp 500* (Update 17/1/19).  

Tren emas yang terus naik menjadikan emas sebagai investasi yang menjanjikan.

Pendanaan P2P Lending

Mulai 100 Ribu, 4 Jenis Investasi Ini Cocok Untuk Kamu. Pilih yang Mana? 3

Level resiko: moderat

Jadi salah satu jenis investasi yang diminati milenial menurut survey, P2P Lending layak kamu coba.

Buat yang belum tau, cara kerja pendanaan P2P Lending adalah dengan memberikan pinjaman kepada yang membutuhkan. Disini kita berperan sebagai peminjam modal untuk orang lain baik dalam bentuk individu maupun pinjaman korperasi.

BACA JUGA: Mengenal P2P Lending, Landasan Hukum, Cara pendanaan, Untung dan Ruginya

Walaupun tidak semua platform P2P Lending bermodal rendah, ada beberapa platform yang saya tahu bisa dimulai dengan modal 100 ribu saja, yaitu: KoinWorks dan Modalku. Selebihnya, saya kurang tau platform mana lagi yang menyediakan pendanaan mulai dari Rp 100.000.

Yang penting jangan asal pilih platform P2P Lending ya. Pastikan platformnya terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Investasi Reksa Dana

Financial Freedom
Berinvestasi reksa dana bisa diibarkan seperti sebuah tanaman

Level resiko: rendah hingga tinggi

Untuk pemula yang baru kenal reksa dana mungkin bakalan bingung, karena investasi reksa dana ada sub jenisnya.

Jenis investasi reksa dana ada banyak, tapi yang populer dan familiar di masyarakat adalah reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham dan reska dana campuran.

Kenapa saya bikin level resikonya kecil hingga tinggi?

Ini karena memang dari keempat jenis reksa dana yang saya sebutkan diatas resikonya beda-beda. yang paling rendah resikonya reksa dana pasar uang dan yang paling tinggi adalah reksa dana saham.

Mengenai perbedaan keempat jenis reksadana tersebut bisa kamu baca di: Mengenal 4 Jenis Reksa Dana, Mana Yang Paling Cocok Dengan Anda?.

Asiknya, semua jenis reksdana tersebut bisa dimulai dengan modal 100 ribu saja, bahkan beberapa marketplace reksa dana ada yang menawarkan investasi reksa dana mulai dari 10 ribu saja. Terjangkau banget kan?

Buat kamu yang bingung mau investasi reksa dana dimana dan bingung cara investasi reksadana, saya ada review beberapa platform marketplace reksa dana berikut:

Investasi Saham

Daftar akun saham

Level resiko: tinggi

Nah, kalau instrumen investasi yang satu ini pasti lebih familiar di telinga kamu. Ya, saham juga bisa dimulai dari modal 100 ribu lho!

Jenis investasi saham terkenal rumit dan tidak mudah. Karena kita sendiri yang mengatur kemana dana investasi akan dialokasikan.

BACA JUGA: 9 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan Sebelum Buka Rekening Saham di Sebuah Sekuritas

Beda dengan P2P Lending atau Reksa dana yang penempatkan dananya sudah di atur ahlinya, sehingga kita sebagai investor tinggal duduk manis saja.

Di saham kamu harus pintar pilih perusahan atau emiten mana yang ingin diinvestasikan, mulai dengan belajar analisis fundamental dan analisis teknikal.

Untungnya, kamu gak bakalan kesusahan belajar investasi saham, karena sekarang ada namanya Sekolah Pasar Modal yang diadakan oleh IDX dihampir seluruh Indonesia.

Dengan modal 100 ribu saja, Kamu bisa jadi pemilik perusahaan. Yaaaaa…. walaupun cuma 1 lot (1 lot = 100 lembar saham) hahaha

Jadi, mau pilih yang mana?

Diakhir cerita, setelah baca penjelasan diatas kamu pasti bingung untuk pilih jenis investasi yang mana kan?

Coba semuanya aja? Boleh juga!

Tapi, sebagai investor pemula ada baiknya kamu fokus mempelajari satu jenis investasi saja. Kenapa demikian?

Ini biar kamu tidak sulit dalam mengatur dan mempraktekkan investasi yang sudah dimulai.

Jangan sampai karena mau coba semua jenis investasi, bingung lalu ditinggal begitu saja.

Pengalaman saja belajar investasi juga tidak instan. Saya mulai investasi saham tahun 2014, mulai investasi reksa dana sektiar tahun 2015, mulai investasi P2P lending juga baru tahun 2019. Setahun satu jenis investasi yang didalami oke lah ya.

Kalau kamu, bisa mulai dari sesuai dengan profil resiko saja. Kalau mau cari aman, pilih investasi di tabungan emas atau pilih level yang middle dengan investasi di reksa dana. Jika tekat investasi kuat, mulai dari belajar saham juga bisa.

Yang paling penting dalam berinvestasi itu bukan dari berapa banyak jenis investasi yang kamu ketahui, tapi adalah bagaimana kamu bisa menguasai sebuah instrumen investasi, lalu disiplin dalam berinvestasi secara berkala dan cermat dalam mengelola resiko.

Mendingan pilih satu atau dua jenis investasi, lalu mulai berinvestasi saat ini juga dengan rutin top up setiap bulan 100 ribu, sehingga modal yang awalnya kecil bisa jadi besar dan diikuti dengan potensi imbal balik tentunya.

Oke, sampai disini dulu artikel kali ini. Jika bingung dan punya pertanyaan seputar empat jenis investasi diatas, Kamu bisa tinggalkan pertanyaan dikolom komentar dibawah ini!

Suka dengan artikel ini? Downlaod gambar dibawah ini dan share ke Instagram Stories Kamu!

Mulai 100 Ribu, 4 Jenis Investasi Ini Cocok Untuk Kamu. Pilih yang Mana? 4
- Iklan -

DISCLAIMER: Artikel ini hanya bertujuan untuk edukasi saja, bukan sebuah perintah namun sebagai bahan pertimbangan dalam bertransaksi. Segala keuntungan maupun kerugian menjadi tanggung jawab investor dan merupakan bagian dari risiko fluktuasi pasar. BUY/SELL/HOLD ada ditangan Anda.

Cari artikel belajar investasi di Indonesia

  • Baca artikel GRATIS
  • Konsultasi investasi via email
  • Review platform investasi

3 KOMENTAR

  1. assalamualaikum mas irfan.. saya baru buka akun di bni sekuritas, ada video / tutorialnya ga cara jual dan beli dengan esmart web ? terimakasih

  2. Ternyata uang 100 ribu sudah bisa buat investasi emas dan P2P Lending juga, semakin dimudahkan. Tapi keduanya belum pernah saya coba, hehe..

    Terimakasih informasinya mas irfan,
    Salam

    • Benar sekali, tapi memang kalau mulai investasi 100 ribu di emas atau P2P mesti reguler top up agar hasil investasi bisa maksimal juga. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Tks

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar kamu!
Silakan masukkan nama kamu di sini