Introducing Arin

asisten pribadi dalam belajar investasi saham

|

Saham TIPS: Pilih Sekuritas Yang Tepat Untuk Membuat Akun Online Trading

TIPS: Pilih Sekuritas Yang Tepat Untuk Membuat Akun Online Trading

Pilihan Editor

BTN Digital Solution, Kemudahan Transaksi Apapun Dalam Genggaman

Memasukin era globalisasi digital, kini manusia terus dituntun mengerjakan sesuatu dengan cepat, mudah, dan aman. Dengan adanya dunia digital, semua orang dapat melakukan apapun...

Ingin Cari Pinjaman Tanpa Riba & Bunga? Ini 5 Tempatnya

Pernah terpikir ingin membangun bisnis tanpa modal? Ingin pinjam tanpa bunga? Memangnya ada ya? Ternyata jawabannya ada.Berikut...

Ingin Mulai Investasi Saham Agar Untung? Ini 3 Tahap Yang Harus Dilalui

Investasi saham bisa dikatakan sebagai instrumen investasi yang menarik. Selain cara investasinya yang mudah, saham juga memberikan lebih dari sekedar keuntungan/kerugian bagi...

TIPS: Pilih Sekuritas Yang Tepat Untuk Membuat Akun Online Trading

Untuk memulai bisnis saham, setiap individu atau instansi diharuskan memiliki akun efek yang dapat didaftarkan pada sekuritas-sekuritas di Indonesia. Akun efek ini nantinya akan berfungsi sebagai wadah nasabah untuk menitipkan uang investasi yang nantinya akan digunakan untuk membeli saham sesuai keinginan nasabah.

Namun dalam memilih sekuritas sebagai broker saham, calon nasabah terkadang dibingungkan dengan pilihan sekuritas yang banyak, sehingga untuk mendaftar pun menjadi sebuah pertimbangan “manakah sekuritas yang cocok untuk saya?”

- Iklan -

Pertanyaan ini terbilang sangat wajar, karena sekuritas-sekuritas di Indonesia memiliki keunjikan masing-masing dengan berbagai macam servis yang berbeda-beda.

BACA JUGA: Tips Agar Tidak Rugi Dalam Membeli Saham (Main Aman)

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit tips pilih sekuritas yang tepat untuk membuat akun online trading untuk anda. Ini juga bisa jadi sebuah jabawan dari beberapa email yang masuk ke saya, yang sering bertanya “Sekuritas apa yang harus saya pilih untuk membuka akun online trading?”

 

Saya membuat artikel ini dengan didasari oleh pengalaman saya selama 3 tahun lebih trading saham dan mencoba beberapa fitur online trading di berbagai sekuritas, serta membaca beberapa artikel yang berkenaan dengan tips memilih sekuritas yang tepat untuk mendaftar akun efek. Sehingga saya dapat menyimpulan beberapa poin yang wajib dipertimbangkan sebelum memilih sekuritas sebagai partner anda berinvestasi.

Berikut ini adalah 5 hal yang harus diperhatikan sebelum memilih sekuritas:

1. Sekuritas yang memiliki rekam jejak yang baik dan diawasi OJK

Seperti yang semua kita ketahui, kredibilitas sebuah perusahaan dapat dilihat dari rekam jejaknya. Sama halnya dengan perusahaan sekuritas, anda dalam melihat terlebih dahulu mana sekuritas yang memiliki rekam jejak yang bagus, seperti baiknya pelayanan sekuritas, tidak pernah melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan kode etik broker dan hal-hal lainnya.

Perusahaan sekuritas yang terjamin adalah perusahaan yang diawasi oleh OJK, jadi pastikan sekuritas favorit anda terdaftar dan diawasi OJK.

2. Cari sekuritas yang memberikan minimal deposit sesuai kantong anda.

Untuk memulai investasi saham kini dapat dimulai dari Rp. 100,000 pada Sekolah Pasar Modal. Pada dasarnya setiap sekuritas memiliki target pasar yang berbeda-beda, mulai dari investasi saham untuk mahasiswa dengan modal 500rb, ada juga yang kirasaran 5juta untuk umum hingga yang 100juta untuk para mereka yang beruang.

Sehingga kini anda dapat memilih berinvestasi sesuai dengan kantong anda. Jadi, deposit yang tinggi bukanlah sebuah alasan untuk anda enggan berinvestasi di saham.

3. Memilih sekuritas dengan fee transaksi yang masuk akal.

free transaksi merupakan hal yang harus dipernatikan juga agar biaya transaksi anda dipasar modal tidak terlalu tinggi. Karena disetiap transaksi anda ada biaya yang dikeluarkan baik BUY ataupun SELL.

Berdasarkan aturan Anggota Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), telah menyetujui penetapan besaran Standar Imbalan Jasa Brokerage (minimum fee). Untuk fee beli ditetapkan sebesar 0,20% dan fee jual sebesar 0,30%. Sementara untuk transaksi online besaran fee beli ditetapkan 0,18% dan fee jual sebesar 0,28%.

BACA JUGA: Cara Mendaftar Dan Beli Saham Melalui BNI Sekuritas (Update 28/10/16)

Dengan kisaran diatas anda dapat mematok mana sekuritas yang memberikan fee BUY/SELL terbaik. Semakin kecil fee maka semakin bagus, sehingga anda tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membayar biaya transaksi.

4. Memberikan servis dan layanan yang handal

Sama halnya dengan perusahaan bank, perusahaan sekuritas juga harus memiliki layanan yang bagus. Anda harus melihat jeli mana perusahaan yang memiliki servis yang baik, mana yang tidak.

Ini bertujuan untuk dikemudian harinya ketika anda mengalami kendala dalam bertransaksi. Bila sekuritasnya bagus, maka bila anda mengalami masalah akan segera dibantu. Jangan sampai ketika anda mengalami masalah, sekuritas malah angkat tangan atas masalah anda.

Untuk mengetahui bagus dan buruknya layanan servis sekuritas, Anda dapat menhubungi mereka via email atau sosial media untuk sekedar tanya-jawab, bila mereka merespon dengan baik sudah dipastikan kalau sekuritas tersebut memiliki layanan yang baik kepada nasabahnya.

5. Memiliki fitur-fitur pendukung untuk trading pada OLT

Setiap sekurtas memiliki software masing masih untuk melakukan jual-beli saham. Oleh karean itu, kelebihan dan kekurangan sebuah sekuritas dapat dilihat dari kayanya fitur yang diberikan untuk menunjang produktivitas saat trading saham. Berikut ini adalah fitur basic yang bisa jadi patokan Anda untuk memili broker saham:

a. Tampilan “user interface” yang mudah dimengeri dan fungsional

b. Fitur Auto-trading (buy and sell)

c. Fitur grafis yang dilengkapi tools analysis

d. Fitur analysis fundamental

e. Fitur informasi seputar emiten dan info market lainnya

f. Fitur lainnya yang menunjang transaksi

 

Naahh…. Itu dia beberapa poin yang mungkin bisa menjadi patokan anda untuk mendaftar disalah satu sekuritas favorit anda. Bila ada pertanyaan, silahkan beri komentar dibawah ini.

- Iklan -

DISCLAIMER: Artikel ini hanya bertujuan untuk edukasi saja, bukan sebuah perintah namun sebagai bahan pertimbangan dalam bertransaksi. Segala keuntungan maupun kerugian menjadi tanggung jawab investor dan merupakan bagian dari risiko fluktuasi pasar. BUY/SELL/HOLD ada ditangan Anda.

Terpopuler

BNI Sekuritas: Cara Mendaftar, Beli Saham Dan 5 Kelebihannya (Update 1/5/19)

Dunia saham bukan lagi hal yang tabu di kalangan masyarakat Indonesia. Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang menjanjikan dengan tingkat resiko...

Cara Mendaftar Dan Beli Saham Melalui Mandiri Sekuritas, Reguler Dan Syariah (Update 19/1/18)

Setalah sebelumnya saya membuat artikel cara mendaftar dan beli saham melalui BNI Sekuritas, kali ini saya akan membuat artikel tentang cara membuat akun di...

Cara Mendaftar Dan Beli Saham Melalui Indo Premier Sekuritas “IndoPremier” (Update 12/2/19)

Perhatian: Saat ini membuka akun efek di IndoPremier sudah paperless, sehingga tidak diperlukan lagi mengirim berkas. Klik Disini untuk cara daftar...

Wajib Untuk Pemula, Sekolah Pasar Modal Level 1 & Level 2 (Update 24/2/18)

Sekolah Pasar Modal (SPM) adalah program edukasi dan sosialisasi pasar modal yang diselenggarakan secara berkala oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Seluruh masyarakat...

1 Jam Langsung Jadi, Cara Daftar Akun IndoPremier Sekuritas + Cara Beli Saham

Indopremier - Semakin hari dunia investasi saham semakin maju. Hal ini dapat saya rasakan sendiri mulai dari mudahnya belajar saham dengan mengikuti...

Ingin belajar saham dari Nol hingga mahir? Meet Arin!

Terbaru

100% Siap Jalankan Qanun Lembaga Keuangan Syariah Untuk Ekonomi Aceh Lebih Baik

Pada 31 Desember 2018 silam, pemerintah Aceh resmi menerapkan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS), sebagai trobosan...

Gaya Milenial Bangun Rumah Tangga, Mulai dari Investasi hingga Melindungi yang Tersayang

Beberapa bulan terakhir hati saya sedang berbunga-bunga..Bukan karena penghasilan Google Adsense meningkat atau cuan investasi, tapi sebuah...

Ingin Cari Pinjaman Tanpa Riba & Bunga? Ini 5 Tempatnya

Pernah terpikir ingin membangun bisnis tanpa modal? Ingin pinjam tanpa bunga? Memangnya ada ya? Ternyata jawabannya ada.Berikut...

Wajib Teliti, Ini 4 Ciri Pinjaman Abal-Abal yang Harus Diwaspadai

Mengingat saat ini banyak yang membutuhkan pinjaman dana tunai tidak mengherankan jika banyak bank atau lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman dengan tawaran...

Hindari, 6 Kesalahan Umum dalam Investing di Indonesia

Berinvestasi atau investing bisa kita lakukan dibanyak instrumen, mulai dari deposito yang memiliki resiko rendah hingga investasi saham yang memiliki resiko tinggi....

8 KOMENTAR

  1. Hak untuk mendapatkan penjatahan saat berlangsungnya IPO selain mandiri sekuritas, apa sekuritas lain juga memfasilitasi atau seperti apa? dan misal tidak, bagaimana mengetahui mana dan kapan akan IPO? terima kasih

    • Saya barusan cek email, kebetulan punya lebih dari satu. Semua sekuritas yang menjadi “underwriter” suatu perusahaan yang mau IPO akan mengirim email berupa pemberitahuan untuk melakukan pemesanan perdana “Bookbuilding” dengan lampiran dokumen untuk pemesanan saham tersebut. Disitulah hak kita sebagai investor bisa beli saham lebih awal, dari pada takut gak bisa beli saham saat IPO, karena naik tinggi dihari pertama IPO.

      Di email pemberitahuan tersebut juga tertera tanggal jadwal IPOnya, jadi investor bisa tau kapan perusahaan akan IPO.

      Jika sekuritas tempat kita trading bukan underwriter perusahaan IPO, biasa pihak IDX akan publikasi perusahan mana yang akan IPO dalam waktu dekat di situs dan sosial media mereka. Oleh karena itu, follow akun social media IDX itu wajib. Tks

  2. Komentar:…..mas Irfan bisa menginformasikan nama sekuritas yang ivestasinya minimal 100 ribu tetapi hal-hal yang lainnya memenuhi kriteria tulisan ini…? Terima kasih.

    • Dapat, kalau Bapak tahan sahamnya sampai “Cum Dividend” datenya lewat. Tapi kalau Bapak sudah beli sahamnya cukup lama, namun saat tiba Cum Dividend bapak jual, itu tidak dapat. Jadi intinya agar mendapatkan dividend Bapak cukup membeli sahamnya saat cum dividend, walaupun keesokan harinya Bapak jual lagi sahamnya, Bpk sudah tercatat sebagai penerima dividend. Tks

Tinggalkan Komentar

Mohon masukkah komentar kamu
Masukkan nama kamu