Untuk memulai bisnis saham, setiap individu atau instansi diharuskan memiliki akun efek yang dapat didaftarkan pada sekuritas-sekuritas di Indonesia. Akun efek ini nantinya akan berfungsi sebagai wadah nasabah untuk menitipkan uang investasi yang nantinya akan digunakan untuk membeli saham sesuai keinginan nasabah.

Namun dalam memilih sekuritas sebagai broker saham, calon nasabah terkadang dibingungkan dengan pilihan sekuritas yang banyak, sehingga untuk mendaftar pun menjadi sebuah pertimbangan “manakah sekuritas yang cocok untuk saya?”

Pertanyaan ini terbilang sangat wajar, karena sekuritas-sekuritas di Indonesia memiliki keunjikan masing-masing dengan berbagai macam servis yang berbeda-beda.

BACA JUGA: Tips Agar Tidak Rugi Dalam Membeli Saham (Main Aman)

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit tips pilih sekuritas yang tepat untuk membuat akun online trading untuk anda. Ini juga bisa jadi sebuah jabawan dari beberapa email yang masuk ke saya, yang sering bertanya “Sekuritas apa yang harus saya pilih untuk membuka akun online trading?”

 

Saya membuat artikel ini dengan didasari oleh pengalaman saya selama 3 tahun lebih trading saham dan mencoba beberapa fitur online trading di berbagai sekuritas, serta membaca beberapa artikel yang berkenaan dengan tips memilih sekuritas yang tepat untuk mendaftar akun efek. Sehingga saya dapat menyimpulan beberapa poin yang wajib dipertimbangkan sebelum memilih sekuritas sebagai partner anda berinvestasi.

Berikut ini adalah 5 hal yang harus diperhatikan sebelum memilih sekuritas:

1. Sekuritas yang memiliki rekam jejak yang baik dan diawasi OJK

Seperti yang semua kita ketahui, kredibilitas sebuah perusahaan dapat dilihat dari rekam jejaknya. Sama halnya dengan perusahaan sekuritas, anda dalam melihat terlebih dahulu mana sekuritas yang memiliki rekam jejak yang bagus, seperti baiknya pelayanan sekuritas, tidak pernah melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan kode etik broker dan hal-hal lainnya.

Perusahaan sekuritas yang terjamin adalah perusahaan yang diawasi oleh OJK, jadi pastikan sekuritas favorit anda terdaftar dan diawasi OJK.

2. Cari sekuritas yang memberikan minimal deposit sesuai kantong anda.

Untuk memulai investasi saham kini dapat dimulai dari Rp. 100,000 pada Sekolah Pasar Modal. Pada dasarnya setiap sekuritas memiliki target pasar yang berbeda-beda, mulai dari investasi saham untuk mahasiswa dengan modal 500rb, ada juga yang kirasaran 5juta untuk umum hingga yang 100juta untuk para mereka yang beruang.

Sehingga kini anda dapat memilih berinvestasi sesuai dengan kantong anda. Jadi, deposit yang tinggi bukanlah sebuah alasan untuk anda enggan berinvestasi di saham.

3. Memilih sekuritas dengan fee transaksi yang masuk akal.

free transaksi merupakan hal yang harus dipernatikan juga agar biaya transaksi anda dipasar modal tidak terlalu tinggi. Karena disetiap transaksi anda ada biaya yang dikeluarkan baik BUY ataupun SELL.

Berdasarkan aturan Anggota Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), telah menyetujui penetapan besaran Standar Imbalan Jasa Brokerage (minimum fee). Untuk fee beli ditetapkan sebesar 0,20% dan fee jual sebesar 0,30%. Sementara untuk transaksi online besaran fee beli ditetapkan 0,18% dan fee jual sebesar 0,28%.

BACA JUGA: Cara Mendaftar Dan Beli Saham Melalui BNI Sekuritas (Update 28/10/16)

Dengan kisaran diatas anda dapat mematok mana sekuritas yang memberikan fee BUY/SELL terbaik. Semakin kecil fee maka semakin bagus, sehingga anda tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membayar biaya transaksi.

4. Memberikan servis dan layanan yang handal

Sama halnya dengan perusahaan bank, perusahaan sekuritas juga harus memiliki layanan yang bagus. Anda harus melihat jeli mana perusahaan yang memiliki servis yang baik, mana yang tidak.

Ini bertujuan untuk dikemudian harinya ketika anda mengalami kendala dalam bertransaksi. Bila sekuritasnya bagus, maka bila anda mengalami masalah akan segera dibantu. Jangan sampai ketika anda mengalami masalah, sekuritas malah angkat tangan atas masalah anda.

Untuk mengetahui bagus dan buruknya layanan servis sekuritas, Anda dapat menhubungi mereka via email atau sosial media untuk sekedar tanya-jawab, bila mereka merespon dengan baik sudah dipastikan kalau sekuritas tersebut memiliki layanan yang baik kepada nasabahnya.

5. Memiliki fitur-fitur pendukung untuk trading pada OLT

Setiap sekurtas memiliki software masing masih untuk melakukan jual-beli saham. Oleh karean itu, kelebihan dan kekurangan sebuah sekuritas dapat dilihat dari kayanya fitur yang diberikan untuk menunjang produktivitas saat trading saham. Berikut ini adalah fitur basic yang bisa jadi patokan Anda untuk memili broker saham:

a. Tampilan “user interface” yang mudah dimengeri dan fungsional

b. Fitur Auto-trading (buy and sell)

c. Fitur grafis yang dilengkapi tools analysis

d. Fitur analysis fundamental

e. Fitur informasi seputar emiten dan info market lainnya

f. Fitur lainnya yang menunjang transaksi

 

Naahh…. Itu dia beberapa poin yang mungkin bisa menjadi patokan anda untuk mendaftar disalah satu sekuritas favorit anda. Bila ada pertanyaan, silahkan beri komentar dibawah ini.

5 KOMENTAR

    • Dapat, kalau Bapak tahan sahamnya sampai “Cum Dividend” datenya lewat. Tapi kalau Bapak sudah beli sahamnya cukup lama, namun saat tiba Cum Dividend bapak jual, itu tidak dapat. Jadi intinya agar mendapatkan dividend Bapak cukup membeli sahamnya saat cum dividend, walaupun keesokan harinya Bapak jual lagi sahamnya, Bpk sudah tercatat sebagai penerima dividend. Tks

Tinggalkan Komentar

Mohon masukkah komentar kamu
Masukkan nama kamu

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.