PANDUAN INVESTASI UNTUK PEMULA

/

Investasi Pengalaman Deposito Syariah Rp 10 Juta Di Bank Permata via PermataMobile X (UPDATE: 14/5/20)

Pengalaman Deposito Syariah Rp 10 Juta Di Bank Permata via PermataMobile X (UPDATE: 14/5/20)

PermataMobile X adalah super app finance yang memudahkan nasabah untuk melakukan kegiatan perbankan apapun dalam genggaman. Beli deposito, berlangganan reksa dana dan ajukan KTA di PermataMobile X.

Pengalaman Deposito Syariah Rp 10 Juta Di Bank Permata via PermataMobile X (UPDATE: 14/5/20)

PermataMobile X adalah super app finance yang memudahkan nasabah untuk melakukan kegiatan perbankan apapun dalam genggaman. Beli deposito, berlangganan reksa dana dan ajukan KTA di PermataMobile X.

Deposito atau deposito syariah merupakan jenis investasi yang cocok untuk investor bertipe konservatif, karena resikonya yang rendah dan memberikan bunga/bagi hasil yang lebih tinggi dari tabungan biasa.

Sebagai gambaran umum, deposito adalah sebuah produk investasi dari bank yang berupa simpanan dengan jangka waktu tertentu, mulai dari 1 bulan, 3 bulan hingga 12 bulan.

Semakin lama kamu menyimpan uang dalam bentuk deposito, maka semakin tinggi bunga yang didapat.

Oleh karena itu, pemilihan bank tempat penyetoran dana menjadi hal penentu apakah kamu akan mendapatkan bunga yang besar atau sebaliknya.

BACA JUGA: Pengalaman Deposito Bank Mandiri via Aplikasi Mandiri Online (UPDATE: 18/5/2020)

Dikarenakan deposito berjangka sifatnya memiliki jangka waktu, maka nasabah sebaiknya tidak mengambil dana yang sudah disetorkan hingga jatuh tempo, karena ada penalti yang menanti jika mencairkan deposito sebelum waktunya.

Hebatnya, deposito dapat dijadikan agunan/jaminan kredit dan dijamin oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

Maka tidak heran, investasi deposito diminati oleh masyarakat.

Oh ya, di artikel kali ini saya ingin berbagai pengalaman tentang melakukan deposito untuk pertama kalinya.

Yaaa… sambil nunggu pasar saham kembali stabil, saya ingin mencoba produk investasi deposito.

Agar lebih spesifik dan berkah, saya pilih deposito berbasis syariah.

Sebelum berbagi pengalaman, yuk kita ketahui sekilas tentang deposito syariah.

Lebih dekat dengan deposito syariah

Deposito syariah adalah produk keuangan berupa simpanan berjangka yang dikelola oleh bank berdasarkan prinsip syariah. Sama halnya dengan deposito konvesional, deposito syariah juga dapat dimiliki oleh perorangan atau perusahaan.

Di Bank Syariah, deposito yang kelola menggunakan prinsip syariah dengan akad mudharabah.

Jika di bank konvesional menggunakan sistem bunga, di bank syariah mereka menyebutnya nisbah a.k.a bagi hasil yang rasionya biasa 70:30 atau 60:40.

Tetapi mungkin agak ribet untuk kita orang awam mengetahui seberapa besar untung yang didapat dari bagi hasil di bank syariah, maka di bank syariah menggunakan yang namanya indicative rate.

Rate indikatif merupakan nilai equivalent rate dari pendapatan investasi yang akan dibagikan kepada nasabah. Jadi, kalau mau investasi berjangka di bank syariah, cukup tanya indicative rate tersebut yang fungsinya sama seperti menjelaskan bunga yang didapat.

Biar agak rumit sedikit, saya mau bahas 2 macam akad mudharabah yang digunakan oleh bank, yaitu:

Mudharabah Muthlaqah adalah bentuk kerja sama antara pemilik dana dengan pengelola dana. Pengelolaan dana memiliki sifat dana bebas yang tidak memiliki batas dalam menentukan usaha dan pelaksanaan. Pemilik dana memberikan kebebasan penuh pada pengelola. Digunakan untuk produk tabungan atau pembiayaan lain.

Mudharabah Muqayyadah adalah di mana pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu, tempat, jenis usaha dan sebagainya.

Dari dua akan di atas, ada satu akad yang dipakai dalam deposito yang ingin saya berbagi pengalaman pada artikel kali ini.

Syarat untuk investasi deposito syariah

Untuk bisa menyetor uang ke deposito, maka kamu harus memenuhi kewajiban di bawah ini:

  • Mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening deposito di langsung ke bank atau bisa juga daftar deposito melalui aplikasi banking
  • Menunjukkan asli/copy bukti identitas diri (KTP/SIM/Paspor) untuk nasabah perorangan
  • Menyerahkan copy bukti identitas/legalitas badan usaha/hukum (bukti legalitas) untuk nasabah perusahaan
  • Melakukan setoran untuk pembukaan rekening seusai dengan jumlah deposito yang inginkan.

Keuntungan deposito syariah

  • Investasi berdasarkan akad dan hukum islam (sesuai syariah), aman dunia akhirat
  • Dana aman dan terjamin, karena dilindungi Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS)
  • Presentase nisbah kompetitif
  • Jangka waktu fleksibel sesuai kebutuhan yaitu 1, 3, 6, 12, dan 24 bulan
  • Dapat dijadikan jaminan kredit
  • Saat jatuh tempo nisbah dapat diambil secara tunai atau diinvestasikan kembali, istilah kerennya automatic roll over (ARO).
  • Mempermudah pengajuan produk keuangan seperti kartu kredit, KTA, KMG, atau KPR karena data nasabah dan histori kredit yang sudah tercatat sebelumnya.

Kekurangan deposito syariah

  • Dalam kasta instrumen investasi, deposito ada diposisi terakhir, karena hanya memberikan return yang kecil dibanding jenis investasi lainnya.
  • Pencairan dana hanya bisa dilakukan saat jatuh tempo, tidak flexibel

Oh ya, yang tidak kalah pentingnya, investasi deposito berjangka dikenakan pajak loh.

Pajak deposito merupakan salah satu jenis Pajak Penghasilan, yaitu PPh Pasal 4 ayat 2.

Jika deposito yang kamu tempatnya terdapat dana lebih dari Rp 7,5 juta, maka akan dikenakan pajak sebesar 20% dari suku bunga yang diterima.

Tetapi, kalau kamu memutuskan untuk menempatkan dana deposito di bawah Rp 7,5 juta, maka tidak dikenakan pajak.

Simulasi deposito

Untuk memberikan sedikit gambaran, saya ingin membuat sebuah simulasi sederhana dari keuntungan deposito termasuk penghitungan bunganya dalam kalkulator otomatis.

Jika melihat gambar di bawah ini, saya coba simulasi deposito dengan dana awal 10 juta, tenor 1 bulan dengan bunga 5,7%, plus pajaknya 20% sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengalaman Deposito Syariah Rp 10 Juta Di Bank Permata via PermataMobile X (UPDATE: 14/5/20) 7
Pengalaman Deposito Syariah Rp 10 Juta Di Bank Permata via PermataMobile X (UPDATE: 14/5/20) 8

Dari simulasi di atas dapat dilihat, pendapatan bersih yang didapat adalah 38 ribu, sebulan. Kalau deposito berjangka lebih lama lagi, maka untung yang didapat juga akan bertambah.

Bagi kamu yang mau coba sendiri melakukan simulasi deposito berjangka seperti di atas, bisa klik link ini.

Nah….

Sampai di sini sudah jelaskan kan tentang deposito dan khususnya deposito syariah?

Kalau sudah jelas, kali ini kita akan langsung praktik untuk coba investasi deposito disalah satu bank di Indonesia, yaitu Bank Permata Syariah.

Mengapa di Bank Permata Syariah?

Itu karena saya penasaran dengan aplikasi mobile bankingnya, PermataMobile X yang sudah saya gunakan selama ini.

Ini bukan iklan, tetapi kamu bisa baca REVIEW: Gara-Gara PermataMobile X, Rekening Bank Lain Terbengkalai (Update 11/3/19), untuk review aplikasinya.

Saya sudah nyaman pakai tabungan PermataMe. Jadi, tidak ada salahnya untuk coba produk keuangan lainnya yang tersedia di aplikasi PermataMobile X.

Mari kita ulas pengalaman saya investasi deposito syariah di Bank Permata via PermataMobile X.

PermataDeposito iB, Tabungan berjangka Syariah yang simpel dan menguntungkan

Sebelum masuk kebagian cara berlangganan deposito syariah, saya mau bahas sedikit mengenai produk deposito yang saya investasikan, yaitu PermataDepostio iB.

Beda dengan induknya Bank Permata yang memiliki dua produk deposito, yaitu PermataDeposito Valas dan PermataDeposito Rupiah.

PermataDeposito iB adalah satu-satunya produk deposito syariah yang ada di Bank Permata Syariah, tersedia dalam pilihan mata uang IDR dan USD.

Berikut ini adalah spesifikasi PermataDeposito iB:

Nama produkPermataDeposito iB
AkadMudharabah Muthlaqah
Jumlah minimumRp 10 Juta
Jumlah maksimalRp 1 Miliar
Minimum Penempatan Jangka Waktu– 1 dan 2 minggu = Rp 500,000,000
– 1,3,6,12 Bulan = Rp 10,000,000
– 2,4,5 Bulan = Rp 100,000,000
Keuntungannya– Fasilitas Automatic Roll Over (ARO)
– Keleluasaan memilih mata uang USD atau IDR untuk Deposito Syariah
– Mudahnya Bertransaksi, bisa dari aplikasi, ATM, PermataTel, PermataNet 

Pengalaman deposito syariah 10 Juta di Bank Permata

Setelah mengetahui beberapa penjelasan di atas dan juga deskripsi produk Permata Deposito iB, saya akan coba langsung merasakan pengalaman investasi deposito tanpa harus repot lagi ke kantor cabang bank.

Dalam simulasi kali ini, saya akan coba investasi deposito syariah berjangka dengan modal Rp 10 juta dengan durasi 1 bulan.

Cara berlangganan deposito syariah di Bank Permata via Aplikasi PermataMobile X

Bagi kamu yang penasaran cara berlangganan deposito yang saya lakukan, bisa lihat prosesnya di bawah ini.

*klik gambar untuk mempebesar

Setelah melakukan penematan dana deposito, maka akan dapat email tanda keberhasilannya, seperti gambar dibawah ini.

Pengalaman Deposito Syariah Rp 10 Juta Di Bank Permata via PermataMobile X (UPDATE: 14/5/20) 9
Bukti telah melakukan deposito via email

Dari sisi aplikasi, saat buka PermataMobile X dan menggeser ke menu Deposito Berjangka, maka status deposito yang dimiliki akan terlihat seperti dibawah ini.

Pengalaman Deposito Syariah Rp 10 Juta Di Bank Permata via PermataMobile X (UPDATE: 14/5/20) 10
Bukti kepemilikan deposito

Yang paling menarik, nasabah bisa mengubah beberapa pengaturan yang telah dilakukan sebelumnya saat mendaftar. Bagian yang bisa di edit adalah mengganti “Rekening Penerima Pencairan Poko” dan mengubah perpanjang otomatis.

Deposito yang akan jatuh tempo dapat diperpanjang secara otomatis atau automatic roll over (ARO).

Pengalaman Deposito Syariah Rp 10 Juta Di Bank Permata via PermataMobile X (UPDATE: 14/5/20) 11
Halaman edit deposito

Sampai di sini, proses berlangganan deposito syariah sudah selesai, tinggal tunggu tanggal tahun tempo 14 Mei 2020. Karena sesuai dengan pilihan di atas tadi, saya pilih deposito dengan tempo 1 bulan saja.

Besar keutungan yang saya dapat dari deposito syariah Bank Permata (UPDATE: 14/5/20)

Karena depositonya sedang jalan, jadi bagian ini saya skip dulu sampai tanggal 14 Mei 2020, di mana tanggal jatuh tempo tiba.

Jika usah selesai, saya akan menlanjutkan cerita penghasilan yang didapat dan juga kesimpulan dari melakukan depostio di Bank Permata Syariah.


Gak terasa udah tanggal 14 Mei aja.

Yaa, hari ini deposito syariah saya di Bank Pertama cair.

Dari deposit awal 10 juta rupiah, dengan keuntungan sistem bagi hasil dan dipotong pajang 20%, maka keuntungan yang saya dapat selama sebulan adalah Rp 34,462.

Detailnya bisa kamu lihat dibawah ini.

Pengalaman Deposito Syariah Rp 10 Juta Di Bank Permata via PermataMobile X (UPDATE: 14/5/20) 12

Sebenarnya awal saya lihat indicative rate deposito syariah Bank Permata adalah sekitar 5,7%, tapi hasil akhirnya dapatnya 5,1%. Saya kurang tahu dibagian ini, kenapa bisa kurang gitu.

Tapi yang jelas bunga deposito itu sering berubah-ubah.

Untungnya memang tidak besar yang saya dapatkan, tapi saya puas dengan pengalaman pertama saya melakukan deposito seumur-umur.

Dibandingkan hanya mengandalkan bagi hasil bulanan biasa sekitar 3 ribuan, lebih lumayan dengan melakukan deposito syariah saja.

Semoga pengalaman deposito syariah ini bisa mencerahkan kamu yang sedang cari info tutorial cara deposito syariah, khususnya di Bank Pertama Syariah.

Tanya jawab seputar deposito syariah Bank Permata

Apa itu deposito syariah?

Deposito syariah adalah produk keuangan berupa simpanan berjangka yang dikelola oleh bank berdasarkan prinsip syariah.

Syarat untuk investasi deposito bank permata online?

Mimiliki KTP, punya tabungan Bank Permata dan memiliki saldo batas minimum

Berapa jumlah minimum dana setoran deposito Bank Permata?

Rp 10 Juta

Berapa lama jangka waktu deposito Bank permata?

Jangka waktu fleksibel sesuai kebutuhan yaitu 1, 3, 6, dan 12 bulan

Apakah depostio Bank Permata bisa diperpanjang jika lewat jangka waktu jatuh tempo?

Saat jatuh tempo nisbah dapat diambil secara tunai atau diinvestasikan kembali, automatic roll over (ARO).


Nah, kira-kira begitulah cara melakukan investasi deposito berjangka, khususnya yang berprinsip syariah.

Bagaimana, lebih mudah investasi depostio lewat aplikasi kan?

Gak perlu lagi ada biaya tambahan biaya meterai seperti melakukan pendanaan dari kantor cabang bank.

Semoga artikel ini bisa jadi pencerahan untuk kamu yang masih bingung untuk mulai investasi deposito. Terima kasih.

- Iklan -

DISCLAIMER: Artikel ini hanya bertujuan untuk edukasi saja, bukan sebuah perintah namun sebagai bahan pertimbangan dalam bertransaksi. Segala keuntungan maupun kerugian menjadi tanggung jawab investor dan merupakan bagian dari risiko fluktuasi pasar. BUY/SELL/HOLD ada ditangan Anda.

Cari artikel belajar investasi di Indonesia

  • Baca artikel GRATIS
  • Konsultasi investasi via email
  • Review platform investasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar kamu!
Silakan masukkan nama kamu di sini