Blogging Fakta Tentang Blog Saya Yang Diterima Daftar Google Adsense

Fakta Tentang Blog Saya Yang Diterima Daftar Google Adsense

Siapa tau mau baca

REVIEW: Jenius BTPN, Lebih Dari Sekedar Tabungan Biasa

Setelah lama pengen punya, akhirnya bisa pakai aplikasi Jenius.Udah lama pengen punya tabungan Jenius BTPN sejak tahun lalu,...

Cara Membaca Laporan Reksa Dana “Fund Fact Sheet”

Anda investor reksa dana? mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya fund fact sheet atau bisa disebut sebagai laporan bulanan untuk...

Kartu Kredit BRI Easy Card, Menjawab Kebutuhan Keluarga Millenial “Jaman Now“

Di jaman era digital saat ini, kemudahan transaksi perbankan adalah hal yang paling utama untuk membuat hidup lebih mudah dan aman. Ditambah lagi, saat...

Fakta Tentang Blog Saya Yang Diterima Daftar Google Adsense

Berikur ini adalah beberapa fakta tentang akun baru Daftar Google Adsense dan blog saya:

1. Pengunjung Tidak Banyak

Memiliki pengunjung blog yang banyak mutlak semua harapan blogger, apalagi bagi mereka yang ingin memiliki penghasilan tinggi dari blog mereka. Dengan memiliki jumlah pengunjung yang banyak, dengan harapan dapat meningkatkan jumlah klik pada iklan Google Adsense.

- Iklan -

Setelah setahun ngeblog dengan irfan.id, akhirnya saya terpikir untuk monetisasi blog saya, dengan harapan blog ini bisa membiaya dirinya sendiri (biaya domain dan hosting). Saat saya mendaftar Google Adsense, jumlah pengunjung blog saya hanya 225 visitor perhari dengan jumlah pageview sebanyak 300 view. Tidak banyak bukan?

2. Sudah beberapa kali di tolak Google Adsense

Saya sebenarnya termasuk orang yang gegabah dalam mendaftar blog ke Google Adsense, sangking gak sabarnya ingin punya iklan Google di blog, usia blog yang masih seumur jagung sudah saya daftar kan berkali-kali dan berakhir dengan penolakan yang mulus dari Google.

Akibat penolakan yang terus melanda, akhirnya saya menyerah untuk mengejar restu Google meminang iklan Adsense.

Baru akhirnya saya mendaftarkan blog saya kembali ke Google Adsense sekitar minggu lalu dan akhirnya diterima tadi pagi.

3. Email sempat di blokir Google

Email yang saya gunakan merupakan email yang tergolong tua, usianya sudah 8 tahun. Teringat saya email ini pernah diblokir Google saat saya masih asik membuat artikel copas untuk blog saya 7 tahun silam, alhasil Gmail sayapun di blokir oleh Google.

Fakta Tentang Blog Saya Yang Diterima Daftar Google Adsense 1Penolakan yang terjadi setahun silam menggunakan akun Gmail baru yang saya buat. Namun siapa sangka, Gmail dulu yang sudah diblokir Google justru dapat saya daftarkan kembali di Google Adsense dan masih saya gunakan sampai sekarang.

4. Pindah domain demi daftar Google Adsense

Saat penolakan daftar Google Adsense setahun yang lalu, saya paham betul dimana letak kesalahan saya, tapi merasa keras kepala dan bersikuh untuk menggunakan subdomain untuk daftar blog ke Google Adsense.

Dulunya domain blog ini adalah blog.irfan.id (subdomain), asalan karena saya ingin menggunakan domain utama untuk CV saja. Namun mengingat kurang maksimalnya blog dalam menghasilkan uang, saya berencana monetisasi agar kelebihan blog saya ini bisa tersalurkan.

Pada akhirnya saya migrasi blog dari subdomain ke main domain hingga menjadi irfan.id seperti sekarang ini. Hasilnya Google Adsense pun menyetujui permintaan saya.

5. Jumlah artikel pas-pasan

Ini merupakan peraturan yang kalang kabut menurut saya. Karena ada yang bilang agar blog diterima Google Adsense setidaknya harus memiliki jumlah artikel yang banyak (saya tidak tahu persis berapa jumlahnya), namun ada juga yang berpendapat bahwa jumlah artikel tidak menentukan, tapi kualitas artikel lah yang di lihat.

Saya tidak tahu jumlah artikel saya saat ini termasuk banyak atau tidak, yang jelas saat saya mendaftarkan blog ke Google Adsense, jumlah artikel yang sudah saya terbitkan sebanyak 58 artikel. Menurut saya ini merupakan jumlah yang pas-pasan untuk mendaftakan blog ke Adsense.

 

 

- Iklan -

DISCLAIMER: Artikel ini hanya bertujuan untuk edukasi saja, bukan sebuah perintah namun sebagai bahan pertimbangan dalam bertransaksi. Segala keuntungan maupun kerugian menjadi tanggung jawab investor dan merupakan bagian dari risiko fluktuasi pasar. BUY/SELL/HOLD ada ditangan Anda.

Cari artikel belajar investasi di Indonesia

  • Baca artikel GRATIS
  • Konsultasi investasi via email
  • Review platform investasi

Terpopuler

BNI Sekuritas: Cara Mendaftar, Beli Saham Dan 5 Kelebihannya (Update 1/5/19)

Dunia saham bukan lagi hal yang tabu di kalangan masyarakat Indonesia. Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang menjanjikan dengan tingkat resiko...

Cara Mendaftar Dan Beli Saham Melalui Mandiri Sekuritas, Reguler Dan Syariah (Update 19/1/18)

Setalah sebelumnya saya membuat artikel cara mendaftar dan beli saham melalui BNI Sekuritas, kali ini saya akan membuat artikel tentang cara membuat akun di...

Cara Mendaftar Dan Beli Saham Melalui Indo Premier Sekuritas “IndoPremier” (Update 12/2/19)

Perhatian: Saat ini membuka akun efek di IndoPremier sudah paperless, sehingga tidak diperlukan lagi mengirim berkas. Klik Disini untuk cara daftar...

Wajib Untuk Pemula, Sekolah Pasar Modal Level 1 & Level 2 (Update 24/2/18)

Sekolah Pasar Modal (SPM) adalah program edukasi dan sosialisasi pasar modal yang diselenggarakan secara berkala oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Seluruh masyarakat...

1 Jam Langsung Jadi, Cara Daftar Akun IndoPremier Sekuritas + Cara Beli Saham

Indopremier - Semakin hari dunia investasi saham semakin maju. Hal ini dapat saya rasakan sendiri mulai dari mudahnya belajar saham dengan mengikuti...

Ingin belajar saham dari Nol hingga mahir? Meet Arin!

Terbaru

Mulai 100 Ribu, 4 Jenis Investasi Ini Cocok Untuk Kamu. Pilih yang Mana?

Dengan 100 ribu bisa dapat apa? Untuk makan? Tentu!Tapi, bagaimana jika dengan modal 100 ribu rupiah...

Menuju Financial Freedom, Ini yang Saya Lakukan Dan 4 Tips Mewujudkannya

Financial Freedom - Setiap hari kerjanya jalan-jalan terus, siapa yang gak mau?Saya rasa kebanyakan kita ingin seperti itu....

REVIEW: Jenius BTPN, Lebih Dari Sekedar Tabungan Biasa

Setelah lama pengen punya, akhirnya bisa pakai aplikasi Jenius.Udah lama pengen punya tabungan Jenius BTPN sejak tahun lalu,...

Uang Berkembang di Asetku: Cara Daftar dan Mulai berinvestasi

Asetku - Perang dagang yang terjadi selama setahun terakhir memang bikin sakit kepala. Portfolio mulai pada lemas dan tak berdaya.

Pemula Masuk, 5 Alasan Untuk Tidak Beli Saham Gorengan, Ini Ciri-Cirinya! (Dengan Simulasi Asli)

Mau instan kaya dari saham? saham gorengan bisa jadi jawabannya.Trading di saham gorengan bisa membuat trader kaya...

12 KOMENTAR

  1. Saya kurang sependapat dengan beberapa Blogger yang mengatakan jumlah artikel harus minimal 20, 50 atau 70an supaya diterima Adsense. Bagaimana dengan blog dengan 10 postingan tapi masing² berisi 1500 – 2500 kata?

    Makanya ada sebagian blogger yang kecewa, lantaran sudah menulis 100++ postingan tetapi belum diterima Adsense. Kalau dicek, jumlah kata dalam artikel mungkin tidak memadai, kisaran 200-250 kata saja pada masing² postingan 😁

    • Iya, itu simpang-siur juga.

      Mereka sebutkan jumlah artikel minimal, tapi gak sampaikan kualitas artikel nomor 1 bagi Google.

      Soalnya saya juga punya blog umur baru 3 bulan dan artikel gak banyak, tapi 1 artikel 1000an kata, di approve juga sama google 😂

  2. Wah ini kok ceritanya sama banget yah kak..
    saya juga beberapa kali di tolak, padahal saya sadar bahawa dari konten cuma kurang dari 40, trafik cuma 100an dan alexa rank masih diatas sepuluh juta, tapi nekat banget gitu..
    tapi alhamdulillah dengan kebandelanku terus request ke google akhinya diterima juga, hehehe

  3. mas itu visitor perharinya organik atau dari medsos saja mas ?
    soalnya kebanyakan visitor saya hanya dari medsos saja apa ada peluang di terima oleh adsense mas??
    mohon bantuannya

    • mungkin karena saya malas blogwalking dan share artikel ke socmed, sampai saat ini blog saya masih 100% dari pencarian Google. saya menulis artikel lebih mementingkan tingkat kualitas SEO.

      kalau ditanya peluang visitor dari socmed saya kurang yakin.. logikanya org yg datang dari share socmed biasa blogger yg kamu kenal dan mungkin klik iklan pun mereka gak pernah. itulah sebab saya tidak banyak bahas tentang blogging diblog ini, karena yakin yg blogger mana mungkin klik iklan, iya gak sih? jadi saya lebih pilih lebih banyak tulis artikel tentang investasi dgn target org awam yang gak ngerti iklan, jadi asal klik saja.

      tapi sebenarnya visitor itu dari mana gak mempengaruhi GA, menurut saya yang terpenting agar diterima GA adalah memilih “Niche” yang tepat dan masih sedikit kompetitornya. contohnya saja Niche blog saya ini lebih ke investasi, jadi mungkin GA melihat kesitu sehingga blog saya bisa lolos, karena blog tentang investasi masih sedikit saya rasa. Tks

  4. saya juga merasakan hal yang sama mas,pengunjungblog gak seberapa tapi nekat daftar adsense. Mas sih lumayan dapat penolakan secara jelas.Lha saya, diterima gak, ditolak juga engga, ngegantung iya. bayangin aja, satu setengah tahun digantungin gimana rasanya. Cinta aja digantung seminggu udah pudar, gimana adsense. Tapi saya gak kehabisa ide, saya malah ngirim lamaran lagi ke adsense dengan email baru dan akhirnya malah gak sampe seminggu udah di approve. Gokil banget kan 😀
    setelah itu malah nambah rajin ngepost demi ngejar penghasilan di adsense sampe sekarang

Tinggalkan Komentar

Mohon masukkah komentar kamu
Masukkan nama kamu