Anda investor reksa dana? mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya fund fact sheet atau bisa disebut sebagai laporan bulanan untuk sebuah produk reksa dana. Fund fact sheet bisa menjadi acuan bagi sorang investor untuk mengambil tindakan dalam berinvestasi. Fund fact sheet dirilis setiap sebulan sekali dan biasanya pada awal bulan.

Mungkin bagi mereka yang sudah lama menjadi investor reksa dana sudah familiar dengan laporan ini, namun tidak bagi mereka yang baru saja bergabung menjadi investor reksa dana. Oleh karena itu, pada artikel kali ini, saya akan membahas bagaimana membaca sebuah fund fact sheet dan apa-apa saja yang menjadi poin penting dalam membaca laporan tersebut.

Kebetulan setahun yang lalu saya pernah bekerja di salah satu perusahaan reksa dana, yaitu Mandiri Investasi. Saya kenal dan memahami cara membaca fund fact sheet karena saat itu bekerja diposisi produk manajemen yang bertugas sebagai orang yang membuat fund fact sheet. Jadi, sudah makan sehari-hari untuk menganalisa dan membaca fund fact sheet.

Berikut ini adalah salah contoh fund fact sheet yang dikeluarkan oleh manajer investasi reksa dana.

Untuk memudahkan dalam memahami cara membaca laporan bulanan reksa dana, Dari gambar di atas anda dapat melihat ada kolom warna warni yang sudah tandai dengan nomor 1 sampai 5.

Pada dasarnya semua konten fund fact sheet manajer investasi adalah sama, hanya saya ada perbedaan dalam penyajian desain. Jadi, tidak akan berbeda jauh. Hanya saja beberapa fitu saya yang beda, namun fungsi dan tujuan samm.

Disini saya akan jabarkan bagian-bagian pada fund fact sheet yang harus anda perhatiakan sebagai pemula investor pada reksa dana. Bagian-bagian tersebut adalah: 1. profile produk, 2. tujuan investasi, 3. komposisi portfolio (alokasi aset), 4. Kepemilihan terbesar, 5. Kinerja rekda dana. 6 chart dan table kinerja produk, 7. alokasi sektor.

1. Profil produk

Dalam produk produk, kamu bisa membaca lebih detal tentang produk reksa dana seperti tanggal rilis, NAB produk, bank kustodian, total AUM, biaya transaksi dan profil resiko produk.

2. Tujuan Investasi

Sebagai gambaran umum, kamu harus tahu kemana produk reksa dana akan melangkah. Tujuan investasi akan memperlihatkan kemana produk akan mengarah, bisa fokus ke investasi jangka panjang, investasi dalam bentuk mata uang, atau tujuan investasi lainnya yang ditawarkan produk. Tujuan investasi ini bisa di sebut sebagai visi produk.

3. Komposisi portfolio

Dari sini kita dapat melihat besaran alokasi investasi yang bagikan oleh manajer investasi. Pembagian komposisi portfolio pun di bagi menjadi 3, yaitu pasar uang, saham dan obligasi.

Secara umum bila produk reksa dana berbasis saham, maka sudah pasti alokasi portfolio terbesar ada di saham. bila produk reksa dana pasar uang, maka alokasi portfolio terbesarnya ada di pasar uang.

4. Kepemilikan terbesar

5. Kinerja reksa dana

6. Chart produk

Chart merupakan fitur penting pada fund fact sheet karena memperlihatkan kinerja reksa dana dengan visual yang mudah dimengerti banyak orang. Pada umumnya isi chart memperlihatkan kinerja produk selama 5-10 tahun kebelakang dengan Tolak ukur yang sudah ditentukan menajar investasi seperti, IHSG, ISSI, LQ45 dan lainnya.

Biasa kalau kinerja sebuah produk reksa dana sedang dibawah tolak ukur, berarti produknya sedang tidak bagus.

 

Tinggalkan Komentar

Mohon masukkah komentar kamu
Masukkan nama kamu

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.