Introducing Arin

asisten pribadi dalam belajar investasi saham

|

General Memahami Konsep Business Model Canvas

Memahami Konsep Business Model Canvas

Baca Juga

Investasi Pasti Untung! Mengenal Reksa Dana Pasar Uang

Setiap orang yang berinvestasi pasti mengharapkan untung. Oleh karena itu, semua investor harus berhati-hati dalam berinvestasi, agar terhindar dari kerugian. Dari banyaknya...

1 Jam Langsung Jadi, Cara Daftar Akun IndoPremier Sekuritas + Cara Beli Saham

Indopremier - Semakin hari dunia investasi saham semakin maju. Hal ini dapat saya rasakan sendiri mulai dari mudahnya belajar saham dengan mengikuti...

Ingin Trading Forex? Ini 4 Hal Yang Harus Pemula Ketahui

Tahukan Anda diantara banyakan instrumen investasi yang diperdagangkan, Forex merupakan instrumen dengan kapasitas pasar paling besar di seluruh dunia. Bila dijumlahkan dalam...

[Advertorial] 5 Tips Melakukan Investasi Reksa Dana Yang Baik Dan Benar

Investasi reksa dana merupakan salah satu jenis investasi favorit yang banyak dipilih oleh masyarakat. Reksa dana adalah sebuah insturmen investasi yang merupakan wadah untuk...

Ingin Mulai Investasi Saham Agar Untung? Ini 3 Tahap Yang Harus Dilalui

Investasi saham bisa dikatakan sebagai instrumen investasi yang menarik. Selain cara investasinya yang mudah, saham juga memberikan lebih dari sekedar keuntungan/kerugian bagi investornya.Oleh karena...

Memahami Konsep Business Model Canvas

Jakarta – Pernah dengar istilah Business Model Canvas (BMC) atau Bisnis Model Kanvas? Mungkin bagi kamu yang tidak mengambil kelas bisnis tidak akan mendengar kata-kata tersebut. Business Model Canvas atau Bisnis Model Kanvas (dalam bahasa indonesia) adalah sebuah alat untuk memaparkan strategi bisnis atau master plan bisnis itu sendiri. BMC memudahkan perusahaan untuk mendeskripsikan, mendesain, dan membuat plot bisnis. BMC sendiri pertama kali di perkenalkan oleh Alexander Osterwalder, dalam bukunya yang berjudul Business Model Generation. Dalam buku tersebut, Alexander mencoba menjelaskan sebuah framework sederhana untuk mempresentasikan elemen-elemen penting yang terdapat dalam sebuah model bisnis.

Oleh karena itu, kini BMC mulai dikenal banyak orang-orang dan mulai di adaptasika di universitas-universitas Indonesia sebagai alat untuk mahasiswa merancang perencanaan bisnis mereka.

Business Model Canvas memiliki 9 elemen didalamnya, yaitu: Customer Segments, Value Propositions, Channels, Revenue Streams, Customer Relationship, Key Activities, Key Resources, Key Partnership, Cost Structure.

Walaupun sudah banyak situs-situs yang bahas tentang BMC ini, saya aja coba penjelaskannya lagi sedikit untuk kembali me-reminder apa yang sudah pelajari selama kuliah dulu. Sekaligus saya membuat BMC karena untuk kepentingan bisnis yang saya rancang saat ini, jadi contohnya akan langsung saya berikan.

Berikut ini penjelanan dari ke sembilan elemen Business Model Canvas secara berurutan. Harus berurutan ya isinya:

 1. Customer Segments (segmen pelanggan)