Terbang dengan pesawat saat cuaca kurang baik mungkin masih menjadi momok menakutkan bagi beberapa orang, mungkin termasuk saya. Walaupun sudah sering terbang dengan pesawat selama 7 tahun terakhir, saya selalu berusahan untuk menghindari yang namanya “terbang dalam keadaan cuaca kurang baik”. Apalagi saat musim hujan tiba, rasanya pasrah saja.

Orang-orang macam saya ini biasa mulai gelisah sesaat sebelum naik pesawat kalau lihat awan hitam dilangit, apalagi saat hujan. Tapi untungnya saya tidak setakut orang-orang yang pernah saya jumpai hehehe

Baca Juga: Masih Takut Saat Naik Pesawat Terbang? Ini 7 Cara Mengatasinya

Malahan ada orang yang takut dari pertama naik pesawat sampai turun masih ketakutan gitu, padahal hal-hal seperti ini tidak perlu di khawatirkan. kalau memang kamu termasuk orang yang takut naik pesawat saat cuaca buruk, cukup khawatir saat take off dan landing saja.

Tahukan kamu bahwa sebenarnya terbang disaat cuaca buruk itu bisa dihindari loh, Bagaimana caranya?

Nahh… disini saya akan memberikan sedikit tips untuk mendapatkan penerbangan anti-cuaca buruk sehingga membuat kamu lebih lega saat terbang dengan pesawat.

Selalu cek cuaca sebelum booking tiket pesawat

Mengecek cuaca sebelum booking tiket pesawat adalah ritual yang biasa saya lakukan selama 7 tahun terbang dengan pesawat. Cara ini cukup ampuh untuk menentukan jadwal terbang, setidaknya untuk menghindari cuaca buruk.

Di era yang sudah serba modern ini, sudah banyak terdapat situs-situs atau aplikasi-aplikasi penyedia perkiraan cuaca yang menurut saya cukup akurat untuk segi ketepatan.

Aplikasi favorit saya adalah Weather yang terdapat pada Windows 10 atau alternatifnya bisa pakai weather.com.

Sebelum memakai tips ini saya sarankan kamu cukup flexibel untuk membeli tiket pesawatnya, jadi bukan ditentukan oleh orang lain

1.Pastikan kamu akan terbang setidaknya dalam seminggu kedepan.

Biasa untuk aplikasi cuaca akan menampilkan secara detail perkitaan cuaca untuk seminggu kedepan. jadi, usahakan pesan tiketnya seminggu sebelum penerbangan saja.

Kalau urusan harga tidak perlu takut jika memang bukan bulan-bulan liburan seperti desember atau bulan puasa, karena kalau hari biasa harga tiket itu tidak terlalu mahal selisihnya.

2. Cek secara per-jam bukan per-day

Untuk memastikan cuaca aman, maka kamu harus melihat perkiraan cuaca per-jam. Beriktu contohnya:

Disini saya memberi contoh bagaimana cara pesan tiket pesawat dari Banda Aceh ke Jakarta dengan cuaca yang baik.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Coba Penerbangan Pesawat Pagi

Yang harus saya lakukan pertama adalah mengecek cuaca destinasi awal, yaitu Banda Aceh. Dalam hal ini yang pilih terbang tanggal 18 Desember pada pagi hari rentan waktu 6 pagi hingga 8 pagi, Bagus kan cuacanya?

Berawan-awan sedikit tidak apa-apa, kan masih pagi wajar.

Lalu untuk selanjutnya saya cek destinasi tujuan, yaitu Jakarta. Estimasi dari Aceh ke Jakarta itu biasa jarak tempuhnya 2 jam 50 menit (direct flight).

Jadi saya memastikan kalau sampai Jakarta itu sekitar jam 10 pagi. Walaupun cuacanya ada tanda T-Stroms, tapi tidak apa-apa namanya juga musim hujan. Karena memang ada kalanya tidak selalu destinasi asal dan tujuan bisa bagus kecuali kamu mengkombinasikan lagi jadwalnya.

Nahh.. kalau sudah jelas jam berapa mau terbang, kini saatnya pesan tiket pesawatnya.

Karena targetnya tadi penerbangan pagi, jadi saya ambil Garuda Indonesia saja.

Dikarenakan waktu tempuh yang berbeda-beda untuk setiap tujuan, sangat disarankan menghitung terlebih dahulu jarak tempuh dari A ke B agar akurasinya tepat.

Sudah, dengan begini kamu tidak perlu risau lagi dengan cuaca saat terbang dengan pesawat karena cuaca destinasi awal dan destinasi akhir aman. Urusan cuaca selama perjalanan kamu tidak perlu khawatir, karena pesawat pada umumnya terbang diatas 35,000 ft (tergantung jarak biasa, makin jauh makin tinggi terbangnya). Tidak ada awan berbahaya yang bisa mencapai ketinggian tersebut. Cuma awan kumulonimbus yang bisa.

Perbandingan awan Kumulonimbus disingkat Cb, dengan awan lainnya di tiga tingkatan ruang awan. (Jfornech/Wikimedia Commons)

Awan kumulonimbus pun juga bukan awan yang bisa sembarang ditembus pesawat, dengar-dengar isi awannya padat, ada petir hingga batuan es. Makanya awan ini salalu dihindari oleh para pilot.

Saya teringat dulu juga terbang dari Jakarta ke Banda Aceh ada awan kumulonimbus diatas Lampung. Ntah iya itu awanya atau tidak kerena saya rasakan tiba-tiba pesawat belok tajam untuk menghindari awan ini yang terlihat begitu hitam dan ada petir didalamnya.

Jadi kalau lihat ada awan tumpukan hitam gak usah takut karena pasti pesawat akan menghindarinya. Aman deh!

Baca Juga: Pengalaman Terbang Dengan Garuda Indonesia (Update 18/7/17)

Bagaimana mudah bukan untuk mendapatkan jadwal terbang yang baik tanpa cuaca buruk?

Dengan begini kamu tidak perlu lagi khawatir bagaimana cuaca penerbagan kamu nantinya karena kamu sekarang sudah tau cuaca apa yang akan dihadapi saat terbang nanti.

Tapi saya ingin kembali menegaskan bahwa terbang disaat musim hujan tidak apa-apa, kaerana pada dasarnya pesawat dibuat untuk menghadapai segala bentuk guncangan. Berikut ini penjelasan dari salah satu pilot:

Rainy Season has coming..!!! Mulai Musim Hujan nih..!! . Okey Ladies and Gentlement, this your Captain speaking.., Aman gak sih terbang pada saat hujan??? Siapa sih yang gak takut terbang disaat hujan dan terjadi goncangan2 didalam pesawat?? . . Saat hujan lebat, pesawat tetap aman untuk terbang. Hujan lebat & angin kencang yg terjadi saat kita terbang, bukan berarti akan membuat pesawat mengalami kecelakaan. . . Pabrik pesawat sudah merancang pesawat terbang dalam kondisi apapun, bahkan ketika turun salju. Bahkan ada prosedur khusus yang dilakukan Pilot untuk menghadapi kondisi cuaca tertentu. ATC atau menara pengawas pun tidak akan asal memberikan ijin terbang ketika cuaca yang membahayakan. Dan bila dalam kondisi hujan pesawat tetap berangkat, jangan khawatir itu artinya kondisi memang aman untuk terbang. . . -Yang pasti terbang dikondisi hujan membuat pesawat lebih banyak goncangan naik turun dikarenakan kondisi dalam awan hujan yang tidak stabil dan itu normal. Pilot pun sudah di latih untuk mengetahui awan mana yang berbahaya ataupun tidak. . . -Bila terkena Petir insyaAllah tidak akan menghancurkan pesawat karena ada penangkal petirnya, bahkan sayap pesawat bisa bermanuver dalam segala macam kondisi ekstrim. . . -Delay..sudah pasti namanya hujan kita akan mengalami keterlambatan, karena proses pengisian bahan bakar, isi katering dan perlengkapan penumpang, serta boarding akan sedikit terhambat saat terjadi hujan. . . -Landing mungkin tertunda dikarenakan jarak pandang terbatas, sehingga harus menunggu dan berputar sampai jarak pandang terpenuhi. Landing pun mungkin terasa lebih kasar dikarenakan pendaratan harus 100% tepat sasaran demi keselamatan. . Mungkin sedikit berbagi tips, -sebaiknya cari info cuaca sebelum berangkat agar tidak salah kostum dan siap mental. -cari info ke maskapai kondisi jadwal penerbangan agar tidak terlambat. -kabari keluarga agar bila terjadi keterlambatan mereka tidak khawatir. -patuh arahan awak kabin. -berpikir positif. -dan tentunya berdoa. . Doakan kami para Pangeran Burung Besi agar dilindungi dan diberi keselamatan dalam mengantarkan para Penumpang. Have a nice day fellas..

A post shared by Rizka T. Leihitu "KakaRiz" (@rizka_triansyah_leihitu) on

Jadi buat yang takut dapat penerbangan dalam cuaca buruk mungkin bisa coba tips saya ini. Walaupun saya tidak dapat memastikan 100% cuacanya akan sama, tapi sejauh ini menurut saya cukup akutan. Selamat mencoba tips ini, semoga kamu sampai dengan selamat ke tujuan.

Tinggalkan Komentar

Mohon masukkah komentar kamu
Masukkan nama kamu

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.