Pesawat adalah alat transportasi tercepat dan paling aman di dunia. Biasa dalam tiap penerbangan yang saya lalui selalu didominasi oleh penumpang pria. Ya… setidaknya ada 18 penerbangan yang telah saya lalui selalu duduk dikursi pesawat yang sebelahan dengan pria.

Rasa bosan mulai datang, sehingga timbul pertanyaan dalam hati, “kok gw naik pesawat selalu duduk sebelah dengan bapak-bapak ya? kenapa sekali-kali duduknya gak di sebelah cewek aja?”

Tidak ada maksud apa-apa, sebenarnya pengen duduk sebelahan penumpang wanita agar dapat suasana baru saja. ya.. dengan catatan penumpang wanitanya masih muda dan bukan mamak orang hehehe..

Setelah berdoa banyak-banyak, akhirnya impian saya terkabul. Bisa dikatakan dikabulkan 2kali lipat karena bersebelahan dengan 2 orang wanita sekaligus haha..

Duduk pertama kalinya sebelahan dengan penumpang wanita di pesawat

Seperti biasa, saya kalau pesan tempat duduk saya selalu di 32A atau 32F (seringnya di 32A) alasannya karena dekat jendela dan dekat dengan pintu darurat sayap pesawat. Pada saat itu kalau tidak salah penerbangan saya yang ke 19 atau 20 dengan pesawat sejuta umat, Lion Air.

Cuaca sesuai dengan prediksi saya pagi itu, cerah dan tidak hujan baik saat berangkat ataupun saat sampai tujuan. Saya lupa tujuannya kemana, ke Aceh-Jakarta atau Jakarta-Aceh.

Sesuai jadwal, saya selalu terakhirnya saat boarding pas tiba, maklum malas berdiri diantrian jadi mendingan duduk manis sampai antrian boarding pas usai baru masuk pesawat.

Saat giliran saya masuk pesawat dan mencari tempat duduk no 32A, ternyata sudah ada dua bidadari yang menunggu di tempat duduk saya, tentu keduanya anak gadis. Saya sempat kaget dan tersenyum sendiri karena akhirnya menikmati suasana baru karena duduk sebelahan dengan wanita. Aahhhh… akhirnya doa saya terkabul.

Tapi saat saya sudah akan duduk disitu merasa aneh, “ini cewek kok duduk di kursi gw?” (dalam hati bicara). Lalu terjadilah short conversation antara saya dan dua gadis yang telah duduk tersebut.

Saya: “maaf mba, itu kursi 32A tempat duduk saya loh!”

Gadis 1: “Wah.. tapi saya pengennya disini mas, gak apa-apa ya?”

Saya: “Iya, tapi kan sesuai no. kursi saya seharusnya duduk di 32A”

Gadis 1: “Yaelah mas, kan gak apa-apa. saya mau lihat-lihat pemandangan soalnya”

Gadis 2: “iya gak apa kan mas, duduk di sebelah saya saja” (kursi 32C yang dimaksud)

Saya: “Ohh.. oke deh kalau gitu” (saya ngalah dan akhirnya duduk di 32C)

Dari percakapan diatas sebenarnya saya tidak ngotot banget pengen duduk di 32A, hanya saja ingin memakai hak sebagai konsumen loyal dan duduk sesuai dengan aturan karena kan nanti dicek oleh pramugarinya lebih mudah saat transit. Padahal pengalaman saya juga pernah ada bapak-bapak garang gitu duduk di dekat jendela kursi saya, ketika saya suruh pindah langsung nurut, malah minta maaf karena udah duduk disitu.

Dengan perasaan yang sedikit jengkel akhirnya saya menuruti permintaan kedua gadis tersebut dan duduk di 32C yang seharusnya bukan punya saya.

Tidak sampai disitu, kekacauan kedua mucul saat sudah diudara. Kedua gadis itu sibuk bicara berdua, sehingga menggangu ketentraman saya. Ditambah lagi itu merupakan penerbagnan non-entertainment, jadi bosannya minta ampun.

Saya sempat menegur agar mereka tidak berisik karena dapat menggangu penumpang lain. Plus, terpaksa saya tidak bisa tidur dan mendengarkan musik yang ada di smartphone saya karena warning yang saya berikan tidak di ilhami dengan baik.

Mungkin itu adalah pengalaman terpahit selama saya terbang.

Faktor terbang dengan teman bisa jadi faktor kenapa mereka berdua berisik selama penerbangan berlangsung.

Oleh karena itu, saya berdoa agar tidak duduk lagi bersebelahan dengan wanita. Kalau memang harus duduk bersebelahan dengan wanita lagi, semoga tidak se annoying mereka dan bertemu dengan penumpang wanita yang lebih tahu etika dalam penerbangan.

Emang sih di pesawat itu hanya bisa milih tempa duduk tapi gak bisa milih siapa di sebelah kita. Jadi, berdoa saja tidak di petemukan dengan penumpang yang nakal hehe

2 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar

Mohon masukkah komentar kamu
Masukkan nama kamu

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.