Masih Sering Rugi Investasi Saham? Mungkin 4 Hal Ini Penyebabnya

Anda terlalu terpaku pada rekomendasi Broker

Rekomendasi broker yang dikirimkan menjelang pasar dibuka memang bukanlah hal yang asal-asal, mereka telah melakukan riset dan analsis teknikal sebelum memberikan rekomendasi terhadap nasabah.

Tapi perlu diingat, siapapun tidak dapat memprediksi pergeraka suatu saham. Jadi sebagus apapun analisis yang dilakukan oleh broker tidak perlu selalu dijadikan patokan anda untuk membeli saham.

Jika memang anda hanya mengharapkan analisis saham untuk dibeli dari broker, maka cermatlah dalam memilihnya. Anda juga dapat membandingkan rekomendasi saham harian dari beberapa broker di indonesia sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah saham.

Anda hanya ikut-ikutan orang lain

Nimbrung barent sesama trader di grup adalah hal yang menasyikan, kita bisa dapat bertukar informasi seputas saham yang akan dibeli dan direkomendasikan oleh orang-orang yang ada disuatu forum atau grup. Namun yang harus anda perhatikan adalah jangan terlalu ikut-ikutan orang lain. bila si A membeli saham XYZ, anda jangan asal ikut-ikutan beli saham XYZ pula. bisa jadi dia membeli saham tersebut jauh-jauh hari belum akhirnya terjadi aksi jual berbesaran ketika anda masuk ke saham XYZ.

Kalau mau ikut-ikutan orang lain, pilihlah secara cermat dan teliti. Jangan asal ikutan saja karena dapat menjerumuskan anda kedalam kerugian.

Anda malas menganalisa dan membaca berita

Sesibuk-sibuknya anda mungkin tidak ada salahnya untuk ikut mengetahui update terbaru seputas saham atau info pasar lainnya yang dapat mempengaruhi keadaan pasar saham. Perhatian sejenak terhadapat investasi saham anda dapat memberikan efek yang baik.

Yaa… setidaknya anda bisa mengikuti berita seusai dengan saham yang anda miliki. Misalnya saja anda seorang investor yang memiliki saham di perusahaan pertambangan minyak, maka tidak ada salahnya anda mengikuti berita tentang harga minyak, tren harga minyak, atau outlook harga minyak pada tahun depan, sehingga dengan mengetahui tren komoditas itu anda tahu kemana saham akan bergerak dan cepat mengambil keputusa jika hal buruk terjadi.

Anda tidak bisa mengendalikan “psikologi trading”

Dalam investasi saham, pengendalian psikologi adalah hal yang penting. Semakin bijak anda mengendalikan psikologi trading maka semakin mudah anda melakukan transaksi saham. Seperti contohnya bila anda membeli saham XZY, lalu diterpa isu miring yang belum pasti dan terjadilah panic selling di kalangan trader, lalu anda malah ikut-ikutan menjual saham yang dimiliki sedangkan isu tersebut bisa saja palsu. Ternyata saham XZY kembali menguat keesokan harinya karena isu buruk yang kemarin ternyata hanya hoax. Kalau sudah begini? siapa yang rugi.

Ada baiknya anda terlebih dahulu tenang dalam setiap isu atau berita yang bergulir, cermati dengan baik apakah isu tersebut masuk akal atau tidak berkaitan dengan perusahaan yang anda punya.

Biasa memang ada satu atau dua berita yang dapat menjatuhkan harga saham, tapi itu bisa hanya berlaku untuk janga pendek selama performa keuangan dan bisnis perusahaan baik. Jadi, kenapa harus panik juga ada isu miring tentang saham anda?

Inti dari 4 poin diatas adalah anda cukup berpatok pada tujuan akhir saja. Bila memang berniat untuk investasi selama 3 tahun, maka investasilah selama 3 tahun. Bila terjadi pernurunan harga saham, artinya anda cukup akumulasi saja asal masih batas wajar dan berada pada tren positif untuk 3 tahun kedepan.

 

Bergabung dengan irfan™

260FansSuka
50PengikutMengikuti
265PengikutMengikuti
199PengikutMengikuti

Tinggalkan Komentar

Mohon masukkah komentar kamu
Masukkan nama kamu

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Terbaru

Sukses Menjadi Full-Time Blogger Bersama ASUS X555

Tidak terasa, sudah satu tahun saya menjalankan profesi sebagai seorang full-time blogger. Menggeluti semua bidang yang saya senangi, mulai dari berinvestasi hingga blogging. Jauh sebelum...

REVIEW: Gara-Gara PermataMobile X, Rekening Bank Lain Terbengkalai

Melakukan rutinitas tahunan untuk membayar asuransi, saya bergerak kesalah satu bank swasta yang cabangnya hanya satu di Aceh, yaitu Bank Permata. Kali ini sedikit berbeda...

LIVE: Review & Rekap Drama Korea 100 Days My Prince Ep.1 – Ep.16

Yahhooo.... review drama korea di blog irfan.id telah kembali. Bulan ini banyak banget drama yang patut ditunggu, salah satunya adalah 100 Days My Prince. 100...

Trading On The Go, 6 Aplikasi Wajib Untuk Investor Saham

Aplikasi investor saham - Jaman dulu sekali, investasi saham hanya berupa sebuah kertas lembar fisik, bentuknya seperti sebuah sertifikat yang harus dijaga sebaik mungkin...

Mandiri Online, Sahabat Setia Untuk Kemudahan Dalam Belanja Online

Mandiri Online - Belanja merupakan sebuah aktivitas rutin yang selalu dilakukan masyarakat, baik untuk kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder. Pada umumnya, belanja kebutuhan biasa...

1 Tahun Bersama Google Adsense: Payout Pertama Dan Selamat Hari Jadi Ke-15

Terhitung hari ini 26 Juli, blog irfan.id telah melakukan kerjasama dengan Google Adsense selama satu tahun. Pada bulan ini pula, blog irfan.id mendapatkan payout...

LIVE: Review & Rekap Drama Korea Thirty But Seventeen (Still 17) Ep.1 – Ep.32

Setelah sukses menulis review drama korea What’s Wrong With Secretary Kim yang telah dibaca sebanyak netizen sebanyak 21,000+ kali, kali ini saya ingin kembali...

Daftar Akun Saham, Lebih Baik Online Atau Datang Langsung Ke Sekuritas?

Membuat akun saham untuk investasi saham di sekuritas kini semakin mudah. Ini karena sekuritas atau broker di Indonesia sudah memberikan banyak kemudahan untuk membuka...

Wajib Baca

Ngobrol santai seputar investasi saham dan investasi reksa dana via email

Tanya yang gampang-gampang aja