PANDUAN INVESTASI UNTUK PEMULA

/

Review Investasi Adu Marketplace Reksa Dana: Bareksa VS Tanamduit VS Ajaib VS Bibit. Siapa...

Adu Marketplace Reksa Dana: Bareksa VS Tanamduit VS Ajaib VS Bibit. Siapa Menang? (UPDATE: 22/2/20)

Perbandingan ini bersifat objektif, murni dari pandangan penulis setelah mencoba membeli reksa dana online dari keempat marketplace.

Siapa tau mau baca

3 Hal Yang Harus Dipersiapkan Oleh Pemula Sebelum Trading Forex

Mencicipi semua jenis instrumen investasi adalah hal yang paling saya gemari. Mulai dari hanya mengerti investasi saham, kini sudah tahu investasi reksa dana, obligasi...

Cara Membeli Reksa Dana Di Tokopedia Reksa Dana, Mulai Dari Rp 10.000 (Update 17/12/19)

Kabar gembira datang dari Tokopedia untuk pelanggannya. Pasalnya, saat ini Tokopedia sudah menyediakan layanan baru, yaitu Tokopedia Reksa Dana.

Ingin Investasi Saham Tapi Tidak Punya NPWP? Begini Caranya

Beberapa tahun terakhir saya sangat impresif terhadap jumlah investor di Indonesia yang terus meningkat tajam. Hal ini bukti dari suksesnya BEI dan...

Adu Marketplace Reksa Dana: Bareksa VS Tanamduit VS Ajaib VS Bibit. Siapa Menang? (UPDATE: 22/2/20)

Perbandingan ini bersifat objektif, murni dari pandangan penulis setelah mencoba membeli reksa dana online dari keempat marketplace.

Marketplace Reksa Dana – Saat ini dunia investasi terus berkembang dari segi teknologi, terutama di instrumen reksa dana. Sudah banyak perusahaan berbentuk marketplace yang turut menjual produk-produk reksa dana milik Manajer Investasi yang menawarkan berbagai fitur teknologi baru dalam investasi reksa dana.

Marketplace reksa dana berbentuk Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), sehingga fungsinya hanya menjual produk reksa dana Manajer Investasi.

- Iklan -

Dulu awal pertama kali saya kenal reksa dana tahun 2015, Bareksa adalah satu-satunya marketplace yang ada pada saat itu (yang saya tahu). Tapi kini di tahun 2019, sudah ada banyak marketplace reksa dana seperti Tanamduit, Ajaib, Bibit dan masih ada beberapa lagi yang tidak begitu saya kenal.

BACA JUGA: Mengenal Reksa Dana, Keuntungan, Dan Resikonya

Dengan hadirnya banyak marketplace reksa dana, tentu Anda para investor reksa dana bertanya-tanya, “Dimana tempat terbaik untuk membeli reksa dana?”

Sampai artikel ini ditulis, saya tidak tahu marketplace reksa dana mana yang cocok dengan Anda, sampai akhirnya saya membandingkan antara Bareksa, Tanamduit, Ajaib dan Bibit.

Secara garis besar, menurut saya keempat marketplace ini memiliki ciri khas masing-masing, sehingga investor cukup berinvestasi di marketplace yang sesuai dengan kebutuhan pribadi.

Yuk, ketahui lebih dalam perbedaan antara Bareksa, Tanamduit, Ajaib dan Bibit.

Membandingkan marketplace reksa dana terbaik

Pertama-tama, sebelum kita masuk perbandingannya, saya ingin tegaskan bawah artikel ini bukan iklan, sehingga murni dari pengalaman saya mencoba di keempat platform.

Berikut ini adalah tabel perbedaan keempat marketplace.

BareksatanamduitAjaibBibit
Diluncurkan 17 Februari 2013Februari 20184 Januari 201915 Januari 2019
Nama perusahaanPT Bareksa Portal Investasi
PT. Star Mercato CapitalePT Takjub Teknologi IndonesiaPT Bibit Tumbuh Bersama
Jumlah Produk reksa dana19039Unknown46
Modal awal investasiRp 50,000Rp 10,000Rp 10,000Rp 10,000
Produk reksa dana syariah
AdaAdaAdaAda
Produk lainnyaObligasi, Umrah, Fund AcademyObligasi, Asuransi
Fitur– Simulasi reksa dana
– Langganan data berbayar
– Artikel
– Login dengan sidik jari
– Edukasi via Video
– LIVE CHAT via Whatapp
– Artikel
– Gratis konsultasi
– Referral
– LIVE CHAT,
– Robo Advisor
– Artikel
– Referral
Metode pembayaranBank transfer, OVOBank transfer, Gopay, Dana, LinkAjaBank transfer, Gopay, LinkAja, Virtual Account Bank transfer, OVO
PlatformWeb based, Android, iOS Android, iOS Web based, Android, iOS Android, iOS

Bareksa

Bareksa adalah cinta pertama saya dengan reksa dana. Ya, Bareksa adalah tempat dimana saya pertama kali kenal apa itu reksa dana dan melakukan investasi di reksa dana secara online tahun 2015 silam.

Diantara banyaknya marketplace reksa dana online, Bareksa bisa dikatakan yang paling tua, karena lebih duluan eksis dan juga merupakan satu-satunya marketplace reksa dana online yang memiliki lebih dari 100 produk reksa dana yang dapat dibeli dalam satu platform.

bareksa website aplikasi

Tidak hanya reksa dana, terdapat juga produk unggulan lainnya. Seperti paket analysis reksa dana, tabungan umrah, fund academy hingga yang paling baru juga mulai menjual produk obligasi pemerintah.

BACA JUGA: Cara Membeli Reksa Dana Di Bareksa Melalui Website Dan Aplikasi (Update 25/4/18)

Untuk yang ingin serius dalam reksa dana, Bareksa menyediakan paket layanan data yang didalamnya terdapat data historis reksa dana, saham dan obligasi, alat investasi, simulator reksa dana, evaluator, P/E band, matriks saham, dll

Bisa dibilang sebagai platform investasi yang lengkap, karena memberikan banyak pilihan investasi reksa dana dengan modal yang terjangkau.

UPDATE:

Bareksa juga memiliki opsi login dengan sidik jari, sehingga kini aplikasinya lebih aman.

Tanamduit

Tanamduit merupakan platform reksa dana online yang bisa dikatakan sama saja dengan Bareksa, karena sama-sama menawarkan reksa dana dan obligasi. Hanya saja, Tanamduit lebih mudah digunakan karena dalam memilih produk reksa dana, sudah dikategorikan sesuai dengan profil resiko, mulai dari Resiko Rendah, Resiko Menengah dan Resiko Tinggi.

Dengan dikategorikan seperti ini, nasabah bisa dengan mudah memilih reksa dana yang mereka inginkan tanpa repot sortir 4 jenis reksa dana yang bisa membingungkan investor reksa dana pemula.

tanamduit
tanamduit

Tanamduit juga menyediakan produk obligasi pemerintah yang bisa langsung dibeli salama masa penawarannya.

Yang paling saya suka dari Tanamduit, untuk loginnya sudah bisa menggunakan sidik jari, sehingga tidak perlu isi user dan password lagi.

Ajaib

Ajaib merupakan pemain baru sebagai platform investasi reksa dana online yang diluncurkan Februari 2019 silam.

Berbeda dengan Bereksa dan Tanamduit yang mengharuskan investor memilih reksa dana mereka sendiri, di Ajaib justru investor akan direkomendasikan produk investasi reksa dana yang cocok sesuai dengan profil resiko dan data pribadi lainnya.

Dengan teknologi yang mempelajari profil resiko nasabah yang didukung teori Harry Markowitz – 1990 Nobel Prize in Economics Focus: “Modern Portfolio Theory”, Ajaib akan mengalokasikan dana investasi ketiga jenis reksa dana, yaitu reksa dana saham, pendapatan tetap dan pasar uang.

ajaib

Menurut saya, Ajaib ini di peruntukan untuk investor pemula yang benar-benar serius ingin berinvestasi, karena minimal pembelian reksa dana online adalah Rp 400,000.

UPDATE 10 Agustus 2019

Kini Ajaib sudah menambah jumlah reksa dana yang dijual, dari sebelumnya hanya 3 produk, kini lebih banyak. Saya tidak hitung persis berapa jumlahnya, tapi yang pasti lebih mantap jadinya.

Uniknya Ajaib kini sudah mengemas produk reksa dana dengan lebih menarik, yaitu dengan kategori unik. seperti Investasi di perusahan BUMN, 30 saham terbaik dan masih banyak lagi.

Menurut saya sih ini niat banget, karena pihak Ajaib memilah dan melihat langsung portfolio reksa dana, sehingga bisa tau apa yang terbaik untuk penggunanya.

Adu Marketplace Reksa Dana: Bareksa VS Tanamduit VS Ajaib VS Bibit. Siapa Menang? (UPDATE: 22/2/20) 3

Oh ya, daftar di Ajaib juga sekarang lebih mudah karena bisa langsung login via akun Google.

Bibit

Sebenarnya Bibit merupakan platform yang sudah lama berdiri pada 2017 lalu. Tapi karena diakusisi oleh perusahaan yang menaugi Stockbit, Bibit diperkenalkan kembali pada 15 Januari 2019 silam.

Sama halnya dengan Ajaib, Bibit menggunakan prinsip modern portfolio teori dari Harry Markowitz untuk mendapatkan alokasi optimal investor, sehingga investor tidak perlu lagi repot untuk memilih produk reksa dana mana yang harus mereka beli, karena semua akan dilakukan oleh robot pintar yang terdapat dalam aplikasi Bibit.

Bibit mengedepankan pada produk desain, visual dan user experience yang membuat investor lebih mudah dalam menggunakannya.

Adu Marketplace Reksa Dana: Bareksa VS Tanamduit VS Ajaib VS Bibit. Siapa Menang? (UPDATE: 22/2/20) 4

Hebatnya lagi, pembukaan akun hanya membutuhkan waktu rata-rata 30 menit dan dapat langsung membeli produk reksa dana.

Bibit juga memberikan opsi investasi reksa dana syariah untuk nasabah yang nyaman dengan produk reksa dana syariah.

BACA JUGA: Bibit: Cara Mendaftar, Beli Reksa Dana Online dan 6 Kelebihannya

Saya sempat chating langsung dengan insider Bibit dan insider ini membocorkan bahwa dalam waktu dekat Bibit akan ada fitur baru berupa kemudahan pembayaran reksa dana, yaitu gratis biaya transfer dan instan tanpa perlu bukti konfirmasi.

Untuk penggunak baru Bibit, kamu bisa pakai kode referral bibit saat mendaftar untuk mendapatkan cashback bibit Rp 25,000 ya.

Apa Marketplace reksa dana online terbaik?

Kita telah sampai pada poin terakhir dari artikel ini, yaitu untuk menentukan manakah platform reksa dana online terbaik?

Saya sudah punya jawabannya.

Setelah saya mencoba keempat platform investasi diatas, ada 2 platform yang sangat bagus menurut saya.

Karena keempat platform sama-sama menjual produk reksa dana, maka tentu secara umum keempat-empat sama. Tapi jika dikategorikan, Bareksa akan lebih cocok jika di adu dengan Tanamduit, sedangkan Ajaib cocok dibandingkan dengan Bibit.

BACA JUGA: Mengenal 4 Jenis Reksa Dana, Mana Yang Paling Cocok Dengan Anda?

Bareksa dan Tananduit masih menggunakan cara tradisional untuk menghubungkan investor dengan produk reksa dana. Meskipun pendaftaran dan pembeliannya sudah online tanpa pengiriman berkas fisik, tapi pemilihan reksa dana harus dilakukan sendiri oleh investor.

Investor memilih sendiri produk reksa dana yang ingin mereka beli di Bareksa dan Tanamduit.

Berbeda dengan Ajaib dan Bibit, telah menggunakan teknologi terbaru untuk memudahkan investor membeli reksa dana online.

Dari sisi keamanan, Tanamduit adalah marketplace yang paling aman, karena setiap kali masuk aplikasi harus login, sedangkan yang lainnya layaknya aplikasi social media biasa.

Bareksa VS Tanamduit

Dari segi jumlah produk yang dijual, jelas Tanamduit kalah jumlah dari Bareksa. Tapi untuk UI dan UX, Tanamduit lebih unggul, karena Tanamduit lebih mudah digunakan baik di desktop maupun aplikasi mobile.

Bareksa cocok untuk mereka yang sudah mengerti dan terbiasa investasi reksa dana. Produk yang ditawarkan sangat bervariasi dengan fitur-fitur menarik yang memudahkan investasi. Banyaknya jumlah produk reksa dana yang ditawarkan memberikan nilai lebih untuk Bareksa.

Tanamduit cocok untuk mereka yang sudah mengerti reksa dana, tapi tidak ingin repot memberi reksa dana, karena jumlah reksa dana yang tergolong masih sedikit. UI dan UX yang bagus menjadi nilai lebih untuk Tanamduit.

Dari perbandingan keduanya, saya pribadi memilih keduanya, karena kelebihan dan kekurangan keduanya saling melengkapi.

Ajaib VS Bibit

Kedua start-up ini secara garis besar hampir-hampir mirip, karena menggunakan metode yang sama dalam memberikan rekomendasi investasi untuk investor, yaitu dengan metode “Modern Portfolio Theory” milik Harry Markowitz.

Hanya saja, bedanya terdapat pada produk yang ditawarkan, layanan dan setoran awalnya.

Ajaib hanya menyediakan 3 produk reksa dana saja untuk saat ini, sehingga untuk pilihan reksa dana masih minim. Tapi menurut insider, produknya akan ditambah dalam waktu dekat.

Setoran awal yang dianjurkan oleh Ajaib juga lumayan besar, yaitu Rp 400,000. Tapi menurut saya ini masuk akal, karena menunjukkan keseriusan investor dalam berinvestasi.

Sedangkan di Bibit, produk reksa dana yang ditawarkan lebih banyak. Meskipun investor sudah diberikan rekomendasi produk reksa dana, kita dapat menggantikan dengan produk lain yang kinerja produknya hampir sama. Setoran awalnya juga lebih terjangkau, yaitu Rp 10,000.

Yang lebih hebatnya lagi, Bibit memiliki opsi investasi reksa dana syariah, sehingga bagi muslim yang ingin berinvestasi secara syariah, cukup mengaktifkan “Preferensi Syriah” di profil.

Baik Ajaib atau Bibit sama-sama memiliki helpdesk LIVE chat. Jika investor punya masalah atau ada yang ingin ditanyakan tinggal LIVE chat saja.

Dalam hal metode beli reksa dana, Bibit lebih mudah dibanding Ajaib. Jika di Ajaib investor harus transfer ke 3 produk reksa dana secara terpisah, di Bibit investor bisa memilih metode pembayaran melalui GO-Pay cukup sekali transaksi tanpa kirim bukti transfer lagi.

Dari perbandingan keduanya, saya lebih memilih Bibit, kenapa? Bibit ramah terhadap investor pemula, mulai dari setoran awal, pilihan produk reksa dana hingga metode transfer.


Perbandingan keempat marketplace tentu tidak 100% akurat dan tidak harus diikuti, karena secara garis besar, keempat marketplace memiliki kelebihan masing-masing. Artikel ini hanya pandangan pribadi penulis.

Pertanyaan yang biasa ditanyakan tentang marketplace reksadana

Apa itu marketplace reksa dana?

Markeplace reksa dana adalah sebuah wadah tersedianya produk-produk reksa dana yang diterbikan oleh Manajer Investasi

Apakah marketpalce reksa dana sama dengan manajer investasi?

Tidak. Marketplace reksa dana berlaku sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang menjual produk reksa dana, sedangkan Manajer investasi adalah pembuat produk reksa dana.

Apakah marketplace reksa dana terdaftar dan diawasi oleh OJK?

Hampir semua marketplace reksa dana di Indonesia terdaftar dan diawasi oleh OJK. Sebelum kamu mendaftar sebagai nasabah disebuah marketplace reksa dana, pastikan mereka sudah terdaftar dan di awasi oleh OJK

Bagaimana cara mendaftar di marketplace reksa dana?

Jika ingin mendaftar di marketplace reksa dana, cukup download aplikasinya di smartphone kamu dan daftar sesuai petunjuk dengan melampirkan data KTP dan fotokopi buku tabungan.

Berapa minimal investasi jika beli reksa dana di markeplace?

Kamu bisa mulai berinvestasi di marketplace reksa dana dengan modal awal Rp 10 ribu rupiah.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda yang masih bingung memilih marketplace reksa dana. Selamat berinvestasi!!

- Iklan -

DISCLAIMER: Artikel ini hanya bertujuan untuk edukasi saja, bukan sebuah perintah namun sebagai bahan pertimbangan dalam bertransaksi. Segala keuntungan maupun kerugian menjadi tanggung jawab investor dan merupakan bagian dari risiko fluktuasi pasar. BUY/SELL/HOLD ada ditangan Anda.

Cari artikel belajar investasi di Indonesia

  • Baca artikel GRATIS
  • Konsultasi investasi via email
  • Review platform investasi

Ingin belajar saham dari Nol hingga mahir? Meet Arin!

Terbaru

MNC Sekuritas: Cara Mendaftar, Beli Saham dan 8 Kelebihannya

MNC Sekuritas adalah salah satu broker saham di Indonesia yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Bernaung dibawah bendera MNC Group dengan aplikasi...

REVIEW: Pengalaman Buka Tabungan D-SAVE iB Online di Aplikasi D-Bank

D-Bank merupakan aplikasi mobile banking bank Danamon Online yang dilengkapi dengan berbagai fitur seperti buka tabungan D-Save, hingga menggatur keuangan.

REVIEW: Pengalaman Buka Rekening Tahapan BCA Online via BCA Mobile

"Setiap orang akan punya tabungan tahapan BCA pada waktunya". Setidaknya itulah yang pertama kali muncul di kepala saya saat daftar rekening online...

Pengalaman Deposito Syariah Rp 10 Juta di OCBC NISP via Aplikasi ONe Mobile

Masih menggeluti dunia review deposito, kali ini saya mau berbagi pengalaman penempatan deposito OCBC NISP melalui aplikasi ONe Mobile.

REVIEW: Pengalaman Buka Tabungan OCBC NISP Online di Aplikasi ONe Mobile

Akhirnya-akhir ini, saya sedang hobi buka rekening baru di bank secara online, salah satunya di OCBC NISP via aplikasi ONe Mobile.

89 KOMENTAR

  1. Terima kasih atas ilmunya mas Irfan. Lalu saya mau tanya, aplikasi Bibit ini di playstore namanya apa ya? Warung bibit, lapak bibit, saya bingung yg mana aplikasinya..

    • Terima kasih atas feedbacknya.

      Kalau mau cari di play store, bisa masukan kata kunci “Bibit” dipencarian, biasa muncul dihalaman awal nanti. Lihat saja dibagian developer nanti penerbitnya tertulis PT Bibit Tumbuh Bersama. Logonya seperti kepala robot dan nama aplikasinya “Bibit – Investasi Reksadana Otomatis”. Tks

  2. Saya ucapkan terimakasih atas penjelasannya yg sgt informatif ya Pak Irfan, ini sgt mencerahkan saya yg masih sgt awan dan yg baru saja akan mulai berinvestasi di reksa dana (RD).
    Saya mau tanya pak, jika saya tertarik utk membeli RD katakan lah produk Manulife. Menurut bapak pribadi, lebih baik saya membeli produk RD langsung ke Manulife (yang kebetulan sdh ada fasilitas transaksi online nya jg) atau lebih baik membeli di market place? Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas pencerahannya. Salam

    • Ini kembali ke referensi masing² investor.

      Guna adanya marketplace ini adalah wadah semua produk reksa dana ada, jadi bukan cuma manulife saja. Satu akun bisa beli berbagai macam reksa dana.

      Beda kalau beli langsung di aplikasi manulife, yang isinya hanya produk mereka saja, tidak ada variasi. Kalau sudah yakin dengan dgn produk mereka dan berencana beli top up tiap bulan, pakai aplikasi manulife langsung sah-sah saja.

      Kalau saya sih tipenya sering ganti² produk reksa dana, makanya buka akun di marketplace.

      Semua tergantung tujuan kamu investasi reksa dananya.

      Kira² begitu menurut saya. Tks

  3. Wah mantul pembahasannya. Mau minta saran dong kalau kita berjualan online lebih baik di marketplace atau website biasa ya?

    • Hehehe ikutan lomba blog ya mas… walaupun salah kamar, saya jawab ya.

      Saya gak tau juga nih bakalan ikutan lombanya atau gak. Yang pasti, menurut saya bersinergi. soalnya website bisa dipakai untuk memperkuat brand, sedangkan marketplacenya untuk penjualanan. Tks

  4. Terima kasih artikelnya sangat informatif & bermanfaat. Mau tanya mas, APERD mana saja yg punya fitur switching seperti di Bibit (walaupun ga semua produknya bisa di switching) ? Saya tertarik di tanam duit, menurut mas Irfan apakah tanam duit recomended? Apa ada kode refferal tanam duit? Trims infonya

  5. Bang, mau tanya..
    Ex : saya beli reksadana 500k, terus top up 100k selama 5 bulan.. Kemudian saya cairkan.
    Nominal yang bisa saya cairkan berapa bang? Min 500k seperti di awal beli atau min 1000k karna di tmbah top up??

  6. sampai dengan sekarang saya masih pakai bareksa. fiturnya mudah dipelajari dan praktis. apalagi sekarang pembayaran sudah bisa via OVO.

    • Iya benar, makin hari aplikasi Bareksa fiturnnya ditambah dan main bagus… soalnya kompetitor marketplace reksa dana yang lain juga sangat cepat tumbuhnya. Tks

  7. mas bareksa bukannya ada biaya transaksi ya? biaya ini tergantung dari RD nya sih
    biaya ini meliputi biaya pembelian, penjualan dan switching
    kalau bibit sih memang ga ada
    yang lain saya kurang tau.. mohon koreksinya

    • Sepertinya sudah include saat beli/jual reksa dana. Karena saya juga gak liat biaya fee yang dikenakan Bareksa saat transaksi reksa dana. Tks

  8. Lebih enak bareksa, karena proses transaksi pembelian lebih cepat bahkan saat weekend atau jumat dan hari sabtu transaksi sudah selesai, berbeda dengan bibit jika beli hari jumat, akan di proses hari senin, cukup kurang efektif, jdi di bibit cuma bisa pembelian dari senin smp kamis saja. Untuk pencairan ke duanya cukup cepat

    • Ini maksudnya proses transaksi pembelian seperti apa ya? karena untuk proses pembelian reksa dana hanya bisa dilakukan pada hari bursa. Tapi jika yang dimaksud adalah pembayaran masuk ke sistem marketplace maka kebijakan setiap platform beda-beda.

      Biasa kalau bayar dengan metode instant di Bibit ada Gopay, langsung diterima uangnnya oleh Bibit dan tinggal diteruskan pada jam bursa. Mungkin itu juga berlaku di Bareksa yang sudah bisa bayar pakai OVO.

      Btw di Tanamduit sekarang ada metode pembayaran dengan Gopay, Dana dan LinkAja.. sepertinya bakalan cepat diterima uangnya oleh marketplace dan diteruskan ke MI. Tks

  9. Barusan sy buka apk ajaib, sy liat juga sdh ada perbaikan, bisa bayar pke ovo. Jd memudahkn juga user.
    Selama ini sy pke apk bibit, skrg mau nyobain ajaib.

    Trims artikelnya mas… cukup membantu.

    • Saya belum pernah beli Obligasi di Bareksa atau Tanamduit. Tapi kalau boleh pilih, saya beli Obligasi di Bareksa saja, karena biasa ada promo dan juga biar satu platform dengan reksa dana yang sudah ada di Bareksa, jadi gak mencar. Soal keamanan, saya rasa keduanya oke.

      Tapi kalau bicara experiance, lebih oke Tanamduit sebenarnya. Kalau beli Obligasi di Bareksa itu gak ada di App, belinya via browser ribet jadinya. Tapi kalau Tanamduit beli obligasi bisa via app langsung tanpa buka web browser.

      Itu menurut saya 🙂 Tks

  10. saya baru cobain bareksa. Tapi baru sebentar sudah saya cairkan. Sekarang malah nyaman beli reksadana di tokopedia. Yang sebenernya penjualnya Bareksa juga sih. Tapi ini artikel menarik jadi pengen coba Bibit

  11. Sejauh ini saya pakai bareksa, bibit, dan tanam duit. Memang soal user-friendly tetap bibit yg juara. Bareksa menawarkan kelengkapan, bibit kemudahan, tanamduit keamanan (bisa pakai fingerprint dan iris scan utk hp yg support). Bareksa dan tanam duit bisa dipakai utk mencari berita atau info lebih dari feed”nya.

    Kode referal Tanamduit bisa pakai : DESTR00EA1G saya tidak tau betul dapat cashback berapa karena sebelumnya belum ada yg share kode referal. Well silakan si kalau ada yg mau coba. Makasih

    Utk kode lainnya silakan pakai punya Bang Irfan karena Beliau udah membagi info bermanfaat gini di blognya. Hehe. Makasih ya Bang

    • Terima kasih feedbacknya.

      Btw referal Tanamduit itu tidak berpengaruh apa-apa, makannya saya tidak masukkan kode mereka disini. Tks

  12. Bibit lagi rame banget sih yg pake. Saingan ama bareksa. Cuman kadang saya rasa ada UI yg belum disempurnain di bareksa.
    Tanamduit cakep laah, sebelum login ada input password dulu.

    • Iya Bibit lagi happening banget. Faktor cashback dan bayar pakai Gopay saya rasa jadi daya tarik dari Bibit.

      UI Bareksa memang masih disempurnakan. Kalau saya lihat, mereka update UI per saction, terakhir yang mereka update halaman transaksinya.

      Selain Tanamduit, di Bibit juga ada opsi login pakai sidik jari, jadi orang gak bisa asal buka aplikasinya. Dulu Bareksa ada fitur sidik jari juga, tapi ntah kenapa hilang.

    • Apakah yang Kamu maksud SID Single Investor Identification? SID adalah nomor KTPnya investor.

      Sebanyak apapun Kamu mendaftar, baik di Bareksa, Bibit atau semua marketplace dan produk investasi tetap mendapatkan satu nomor Single Investor Identification (SID). Karena satu orang hanya boleh punya satu SID, tidak berhubungan dengan jumlah produk yang marketplace yang kita pakai. TKs

      • SID adalah nomor KTPnya investor. ya benar,

        Jadi kasusnya macem ini. Di bareksa sudah ada SID , tp waktu daftar di Bibit malah diminta untuk buat lagi. Apakah nanti nya tak kan muncul masalah di kemudian hari ?

        Trims

        • Buat lagi itu proses KYC Bibit bukan berarti dibuatkan SID baru. Saya punya di Bibit dan Bareksa juga obligasi di bank DBS, nomor SID nya satu.

          Saat proses KYC itu lah akan dicek melalui NIK kita, apakah sudah memiliki SID atau belum. Nanti semua bisa dicek di akses nya KSEI kok.

    • Mohon maaf untuk tanamduit tidak ada referral. yang ada cuma Bibit dan Ajaib saja.

      Bibit: irfan (bonus 50rb)
      Ajaib: muha910 (bonus 10rb)

  13. halo selamat siang mas irfan, saya ini baru mulai investasi dan masih awam juga, mau tanya untuk aplikasinya sendiri apakah kita harus mengunduh banyak aplikasi dan membeli berbagai jenis reksadana, atau cukup satu aplikasi saja? (ada komentar yang saya salah kirim, harusnya saya kirim disini)

    • Hi, tidak harus install dan daftar semuanya. Kamu bisa pilih aplikasi mana yang menurut Kamu cocok dan mudah dimengerti cara pemakaiannya.

      Tapi, kalau mau pakai semua aplikasi tersebut juga tidak masalah, karena tidak ada batasan. Tapi jika memang baru mulai, lebih baik pilih salah satu aplikasi dulu, baru nanti bisa pindah aplikasi lain jika dirasa ingin menambah pengalaman investasi reksa dana. Tks

  14. Terima kasih sudah berbagi pengalaman. Saya baru akan memulai berkecimpung di dunia reksadana. Situs-diatas merupakan situs-situs yang sedang dalam pertimbangan mana yang akan saya gunakan. Penjelasan saudara Irfan diatas menjadikan saya bisa menentukan pilihan akan menggunakan yang mana. Sekali lagi terima kasih. Ilmunya sangat bermanfaat.

    • Benar sekali… saat masih muda adalah waktu terbaik untuk investasi, karena belum ada rasa takut untuk belajar walaupun sering terjatuh. Tks

  15. Trims buat tips2 nya mas.. Saya sendiri sudah dari beberapa minggu yg lalu mulai invest di Bibit. Saya kenal reksadana melalui app tokopedia dan bukalapak, karena biasa belanja online di app tsb. Setelah baca artikel ini saya mau coba di tanamduit, karena bisa beli SBN juga disitu. Kalo bareska sepertinya saya blm berminat karena memang saya sudah pernah berkunjung dan UI nya sulit dipahami.

  16. Mas Irfan ada pengalaman dapat voucher bareksa? Tiap bulan bareksa menawarkan voucher untuk yg topup dengan nominal tertentu, tapi tidak jelas bagaimana pemenangnya dan dan bagaimana vouchernya.

    • Ada pernah ikut dan pakai. Pernah dapat juga.

      Ada follow akun socmed Bareksa kan? mereka biasa notif siapa saja pemenangnya di socmed. Biasa pemenang juga terbatas dan diacak mereka. Makanya saya malas ikut promo Bareksa karena yang untung yang beruntung saja. Mending cari promo yang pasti-pasti saja di Bibit atau Ajaib. Tks

  17. Terima kasih infonya bro, tp saya sangat awam dg dunia investasi. Bingung krn macamnya banyak. Searching2 di mbah google banyak tp blog masnya sangat membantu bagi pemula seperti saya. Kebetulan lg ada rejeki lebih tp sebagian disisihkan tuk belajar investasi jangka panjang.

    • Terima kasih feedbacknya, semoga bermanfaat untuk kita semua.

      Btw investasinya jangan karena kebetulan ada rejeki lebih ya… coba setiap gajian langsung dialokasikan uang untuk diinvestasikan. Tks

  18. Pernah waktu Bareksa masih belum lama rilisnya saya pernah coba beli RD di marketplacenya. Waktu redemption, kok ada biaya jika rekening bukan BCA (Mohon koreksi jika utk rilis aplikasi Bareksa sekarang sudah ganti kebijakan mengenai biaya tsb) 🙏

    • Iya, rata-rata aplikasi marketplace memang ada biaya transfer antar bank. itu juga berlaku untuk beberapa marketplace yang saya tahu. Jadi bukan Bareksa saja, di Bibit juga ada biaya admin transfer bank. Tks

  19. Saya sedang senang-senangnya mengelola portofolio saya di Bibit. Bibit memiliki tampilan aplikasi yang sederhana dan sangat nyaman untuk digunakan. Sudah sangat modern lah pokoknya.

    Apalagi untuk membeli reksadana di Bibit juga dipermudah, tersedia 3 pilihan pembayaran. Yaitu menggunakan Gopay, virtual account Bank Pertama, dan transfer manual. Saya biasanya pakai virtual account, tidak perlu konfirmasi transfer karena langsung otomatis terkonfirmasi.

    Kadang-kadang saya juga beli pakai Gopay, ini juga akan otomatis terkonfirmasi. Ga perlu lagi kirim-kirim bukti transfer ke admin mereka. Untuk transfer manual, saya belum pernah melakukannya.

    Dan yang paling menarik dari Bibit adalah fitur Robo Advisornya. Fitur ini memungkinkan kita untuk membeli reksadana secara otomatis dengan pembagian 3 jenis reksadana yang berbeda. Pembagian ini akan disesuaikan dengan profil resiko yang kita pilih. Seru deh pokoknya.

  20. Mas Irfan, boleh di review dong biaya2 keempat aplikasi tersebut.
    Biaya pembukaan, subcription, switch n redemptionnya bagaimana ya?
    Terima kasih.

    • Overall semuanya sama. tidak ada biaya tambahan untuk beli dan jual.. hanya saja nanti paling kena biaya admin transfer antar bank saja.

      Tapi ini masukan yang bagus. Saya jadi terpikir untuk beli dan jual satu produk reksa dana yang sama untuk 4 marketplace ini, untuk bandingkan mana yang paling banyak makan duit adminnya. Tks

    • Eeemm… kalau itu kelasnya udah beda gan. Kalau mau review Ipot harus bandingin sama aplikasi sekuritas lain yang jual reksa dana juga. Soalnya aplikasi sekuritas prioritasnya transaksi saham saja, inovasinya gak apple to apple dengan marketplace yang khusus jualan reksa dana. Tks

  21. Ini info yg aq cari2, makasih mas langsung daftar aja. Tadinya mau top up unit link tp emang mahal biaya 5% dan min 1jt. Ini bisa buat alternatif yg sbelah byr asuransinya saja. Langsung coba daftar deh pake refferal.

    • Terima kasih feedbacknya. Kalau saya pribadi kurang tau juga produk unit link ini, jadi tidak bisa komen lebih baik mana antara unitlink dan reksa dana.

      Btw investasi di reksa dana bisa mulai dari 10 ribu. Tks

  22. Cakep dah! Saya sendiri sudah mulai invest di Bibit sekitar 2 bulan. Pengalaman memuaskan banget, proses top up dan jual reksadana selalu mulus. Walaupun memang produknya belum terlalu banyak. Thanks artikelnya, kedepan jadi mau cobain Tanamduit, ternyata ada return yang lebih tinggi juga disana

  23. Kalau saya di bibit, karena masih awam,sekarang lg nyari nyari buat nabung saham, cuma blom ketemu sekuritas yg cocok, pingin nya yg mudah dan simpel maklum gaptek

    • Mantap… Tapi secara umum semua sekuritas sama, beda di fee transaksi saja. Untuk penggunaan aplikasi biasa ada user guide ebook juga, jadi nanti ada tutorial cara beli sahamnya yang di provide sama sekuritas. Atau kalau belum terlalu serius, bisa coba daftar akun Trial dulu untuk jajal software atau aplikasi tradingnya, beberapa sekuritas ada sediakan akun trial kalau mau coba-coba. Tks

  24. Mantap.. Ane pakai bareksa, bibit dan tanamduit

    Produk bibit semuanya ada di bareksa tapi produk tanamduit beberapa gaada di bareksa. Overall, bareksa punya rd paling lengkap. Sayangnya pembelian di bareksa hanya bisa transfer antar bank sehingga kena biaya admin yg lumayan kalau beli banyak variasi rd. Sementara, bibit dan tanamduit bisa pakai go pay dan link aja. Biaya adminnya lebih kecil. Selain itu, bareksa seringkali error ketika ingin beli obligasi atau sukuk.

    Dari semua pengalaman itu. Ane udah beli 60% rd di bibit, 30% rd di bareksa, 10% di tanamduit.
    Ane juga beli sukuk via tanamduit karena kemudahan transaksi dan pendaftaran.

    • Terima kasih atas sharing pengalamannya.

      Saya sekarang ketagihan pakai Bibit juga, karena robo advisornya.. Kalau bareksa jarang pakai. Walaupun biaya admin transfer biasa diakali dengan dompet digital, tapi masih terlalu manual ya. Kalau sukuk saya beli beli, duitnya terlalu asik duduk di saham. Tapi kalau beli sukuk lebih pilih Tanamduit mungkin, soalnya UI Appnya bagus 🙂 Tks

  25. Kalau moduit gimana mas Irfan, memang nggak masuk dalam pembahasan ini atau belum disurvei? Saya sedang nyari review moduit nih. terima kasih

    • Hi mohon maaf, moduit belum masuk dalam review saya, mengingat based usernya masih sangat kecil. Untuk keempat produk diatas, aplikasi android sudah 50ribu install, moduit baru 1ribu. Tks

  26. Terima kasih bang irfan dan abang2/tante yang sudah kasih komen dan penggalamanya disini, saya dapat ilmu baru, baru mau belajar investasi soalnya, dan bingung mulainya dari mana

  27. Terimakasih mas Irfan atas sharingnya yang sangat berguna ini.
    Saya baru-baru aja invest Reksadana di Tokopedia, cuma ada 2 produk yaitu syailendra dana kas danb Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra. Itupun mereka kerjasama dengan Bareksa juga ternyata haha…
    Habis baca artikel ini mau nyobain aplikasi bibit euy 😀

  28. mau nambahin nih. Bibit itu ada online groupnya jg loh di telegram dan CEOnya jg suka disitu. mo nanyain apa aja pasti nemu deh jawabannya disitu. kalo mau join bisa cek di appsnya bibit ada pilihan community tar diarahin langsung ke telegramnya langsung.

    • Wah, terima kasih atas feedbacknya, saya belum cek dan join untuk groupnya. Nanti aja saya update lagi artikel ini. Terima kasih atas informasinya.

  29. Make bareksa di Tahun 2017 setelah sebelumnya nyoba bukareksa di bukalapak. Karena bukareksa pilihannya dikit jadinya pindah ke bareksanya aja sekalian. Itu awal cerita kenal dengan investasi secara online.

    2017 tahun dimana P2P lending naik banget, mulai nyoba investasi syariah di P2P syariah. Hasilnya 50:50, ada yang bagus banget ada juga yang mandek. Cuma ngerasa kurang puas karena keleluasaan yang kurang likuid, akhirnya saat ini mulai lirik saham. Menemukan 1 aplikasi super duper bagus dari segi UI, ya benar itu stockbit. Jatuh cinta dengan stockbit dan buka rekening disana (dia make sinarmas sekuritas), dapet premium seumur idup karena buka akun sekuritas sinarmas.

    Karena udah jatuh cinta sama stockbit, pas tau stockbit akusisi bibit nggak pikir panjang langsung pindahin semua dana ke bibit.

    Saat ini make stockbit untuk saham, bibit untuk RD dan P2P untuk diversifikasi.

    • Wow… mantap mas… ini istilahnya “meletakkan telur dibanyak keranjang” ya.

      Saya pakai Bibit karena anggota Stockbit juga.. apalagi menarik sistem portfolio mereka. Tapi untuk P2P saya belum pernah coba, mengingat keuntungan lebih besar di saham. Kalau saya saham masih jadi instumen yang alokasi dananya banyak. RD lebih untuk menabung aja.

      Btw terima kasih atas sharing pengalaman berinvestasinya, semoga profil maksimal disemua instrumen.

  30. mantab.. saya juga lagi mempertimbangkan aktif lagi investasi reksadana, saya pribadi biasa menggunakan Bareksa dan sudah aktivasi Bibit. Kalau Bareksa sama seperti mas Irfan, menjadi tempat perdana saya dalam investasi RD, lalu kalau bibit tahunya dari stockbit dan katanya pakai AI bisa mengelola RD kita plus cukup 10 ribu untuk invest, untuk yang ajaib dan tanamduit belum pernah pake

  31. lagi baca-baca soal bibit. menarik sih emang, apalagi awal depositnya ga besar jadi buat pemula bolehlah–karena aku memang lagi membiasakan suamiku untuk nabung reksadana meski sedikit-sedikit. kalo sekarang aku masih setia sama poems dan bareksa meskipun aplikasinya tidak semenarik bibit dan ajaib ya, yang tampilannya modern banget.

    ((tetep ujung-ujungnya ngomongin UI UX hahaha))

    • Iya, bibit menarik diantara keempat-empatnya. Inovasinya bagus, apa lagi baru-baru ini bisa bayar pakai Go-pay.

      Tapi menurut saya pribadi, untuk seseorang yang sudah terbiasa investasi reksa dana, ketersediaan produk pasti tujuan utama. karena UI dan UX itu menurut saya lebih untuk menarik investor baru saja. Kalau sudah biasa investasi bukan UI UX yang jadi pertimbangan, tapi ketersediaan produk reksa dana paling utama. Tks

Tinggalkan Komentar

Mohon masukkah komentar kamu
Masukkan nama kamu