Introducing Arin

asisten pribadi dalam belajar investasi saham

|

Reksa Dana Adu Marketplace Reksa Dana: Bareksa VS Tanamduit VS Ajaib VS Bibit. Siapa...

Adu Marketplace Reksa Dana: Bareksa VS Tanamduit VS Ajaib VS Bibit. Siapa Menang? (Update 10/8/19)

Perbandingan ini bersifat objektif, murni dari pandangan penulis setelah mencoba membeli reksa dana online dari keempat marketplace.

Pilihan Editor

Cara Membaca Laporan Reksa Dana “Fund Fact Sheet”

Anda investor reksa dana? mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya fund fact sheet atau bisa disebut sebagai laporan bulanan untuk...

Hindari, 6 Kesalahan Umum dalam Investing di Indonesia

Berinvestasi atau investing bisa kita lakukan dibanyak instrumen, mulai dari deposito yang memiliki resiko rendah hingga investasi saham yang memiliki resiko tinggi....

Apa Itu “Yuk Nabung Saham”? Bagimana Cara Memulainya?

Pernah dengar kalimat "Yuk Nabung Saham"? Yaitu sebuah program yang dilaksanakan oleh Bursa Efek Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah investor di...

Adu Marketplace Reksa Dana: Bareksa VS Tanamduit VS Ajaib VS Bibit. Siapa Menang? (Update 10/8/19)

Perbandingan ini bersifat objektif, murni dari pandangan penulis setelah mencoba membeli reksa dana online dari keempat marketplace.

Marketplace Reksa Dana – Saat ini dunia investasi terus berkembang dari segi teknologi, terutama di instrumen reksa dana. Sudah banyak perusahaan berbentuk marketplace yang turut menjual produk-produk reksa dana milik Manajer Investasi yang menawarkan berbagai fitur teknologi baru dalam investasi reksa dana.

Marketplace reksa dana berbentuk Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), sehingga fungsinya hanya menjual produk reksa dana Manajer Investasi.

- Iklan -

Dulu awal pertama kali saya kenal reksa dana tahun 2015, Bareksa adalah satu-satunya marketplace yang ada pada saat itu (yang saya tahu). Tapi kini di tahun 2019, sudah ada banyak marketplace reksa dana seperti Tanamduit, Ajaib, Bibit dan masih ada beberapa lagi yang tidak begitu saya kenal.

BACA JUGA: Mengenal Reksa Dana, Keuntungan, Dan Resikonya

Dengan hadirnya banyak marketplace reksa dana, tentu Anda para investor reksa dana bertanya-tanya, “Dimana tempat terbaik untuk membeli reksa dana?”

Sampai artikel ini ditulis, saya tidak tahu marketplace reksa dana mana yang cocok dengan Anda, sampai akhirnya saya membandingkan antara Bareksa, Tanamduit, Ajaib dan Bibit.

Secara garis besar, menurut saya keempat marketplace ini memiliki ciri khas masing-masing, sehingga investor cukup berinvestasi di marketplace yang sesuai dengan kebutuhan pribadi.

Yuk, ketahui lebih dalam perbedaan antara Bareksa, Tanamduit, Ajaib dan Bibit.

Membandingkan marketplace reksa dana terbaik

Pertama-tama, sebelum kita masuk perbandingannya, saya ingin tegaskan bawah artikel ini bukan iklan, sehingga murni dari pengalaman saya mencoba di keempat platform.

Berikut ini adalah tabel perbedaan keempat marketplace.

BareksatanamduitAjaibBibit
Diluncurkan 17 Februari 2013Februari 20184 Januari 201915 Januari 2019
Nama perusahaanPT Bareksa Portal Investasi
PT. Star Mercato CapitalePT Takjub Teknologi IndonesiaPT Bibit Tumbuh Bersama
Jumlah Produk reksa dana19039Unknown46
Modal awal investasiRp 50,000Rp 10,000Rp 10,000Rp 10,000
Produk reksa dana syariah
AdaAdaAdaAda
Produk lainnyaObligasi – Umrah – Fund AcademyObligasi
Fitur– Simulasi reksa dana
– Langganan data berbayar
– Artikel
– Login dengan sidik jari
– Edukasi via Video
– LIVE CHAT via Whatapp
– Artikel
– Gratis konsultasi
– Referral
– LIVE CHAT,
– Robo Advisor
– Artikel
– Referral
Aplikasi AndroidAdaAda
AdaAda
Aplikasi iOSAdaAdaTidak TersediaAda

Bareksa

Bareksa adalah cinta pertama saya dengan reksa dana. Ya, Bareksa adalah tempat dimana saya pertama kali kenal apa itu reksa dana dan melakukan investasi di reksa dana secara online tahun 2015 silam.

Diantara banyaknya marketplace reksa dana online, Bareksa bisa dikatakan yang paling tua, karena lebih duluan eksis dan juga merupakan satu-satunya marketplace reksa dana online yang memiliki lebih dari 100 produk reksa dana yang dapat dibeli dalam satu platform.

bareksa website aplikasi

Tidak hanya reksa dana, terdapat juga produk unggulan lainnya. Seperti paket analysis reksa dana, tabungan umrah, fund academy hingga yang paling baru juga mulai menjual produk obligasi pemerintah.

BACA JUGA: Cara Membeli Reksa Dana Di Bareksa Melalui Website Dan Aplikasi (Update 25/4/18)

Untuk yang ingin serius dalam reksa dana, Bareksa menyediakan paket layanan data yang didalamnya terdapat data historis reksa dana, saham dan obligasi, alat investasi, simulator reksa dana, evaluator, P/E band, matriks saham, dll

Bisa dibilang sebagai platform investasi yang lengkap, karena memberikan banyak pilihan investasi reksa dana dengan modal yang terjangkau.

UPDATE:

Bareksa juga memiliki opsi login dengan sidik jari, sehingga kini aplikasinya lebih aman.

Tanamduit

Tanamduit merupakan platform reksa dana online yang bisa dikatakan sama saja dengan Bareksa, karena sama-sama menawarkan reksa dana dan obligasi. Hanya saja, Tanamduit lebih mudah digunakan karena dalam memilih produk reksa dana, sudah dikategorikan sesuai dengan profil resiko, mulai dari Resiko Rendah, Resiko Menengah dan Resiko Tinggi.

Dengan dikategorikan seperti ini, nasabah bisa dengan mudah memilih reksa dana yang mereka inginkan tanpa repot sortir 4 jenis reksa dana yang bisa membingungkan investor reksa dana pemula.

tanamduit
tanamduit

Tanamduit juga menyediakan produk obligasi pemerintah yang bisa langsung dibeli salama masa penawarannya.

Yang paling saya suka dari Tanamduit, untuk loginnya sudah bisa menggunakan sidik jari, sehingga tidak perlu isi user dan password lagi.

Ajaib

Ajaib merupakan pemain baru sebagai platform investasi reksa dana online yang diluncurkan Februari 2019 silam.

Berbeda dengan Bereksa dan Tanamduit yang mengharuskan investor memilih reksa dana mereka sendiri, di Ajaib justru investor akan direkomendasikan produk investasi reksa dana yang cocok sesuai dengan profil resiko dan data pribadi lainnya.

Dengan teknologi yang mempelajari profil resiko nasabah yang didukung teori Harry Markowitz – 1990 Nobel Prize in Economics Focus: “Modern Portfolio Theory”, Ajaib akan mengalokasikan dana investasi ketiga jenis reksa dana, yaitu reksa dana saham, pendapatan tetap dan pasar uang.

ajaib

Menurut saya, Ajaib ini di peruntukan untuk investor pemula yang benar-benar serius ingin berinvestasi, karena minimal pembelian reksa dana online adalah Rp 400,000.

UPDATE 10 Agustus 2019

Kini Ajaib sudah menambah jumlah reksa dana yang dijual, dari sebelumnya hanya 3 produk, kini lebih banyak. Saya tidak hitung persis berapa jumlahnya, tapi yang pasti lebih mantap jadinya.

Uniknya Ajaib kini sudah mengemas produk reksa dana dengan lebih menarik, yaitu dengan kategori unik. seperti Investasi di perusahan BUMN, 30 saham terbaik dan masih banyak lagi.

Menurut saya sih ini niat banget, karena pihak Ajaib memilah dan melihat langsung portfolio reksa dana, sehingga bisa tau apa yang terbaik untuk penggunanya.

Adu Marketplace Reksa Dana: Bareksa VS Tanamduit VS Ajaib VS Bibit. Siapa Menang? (Update 10/8/19) 1

Oh ya, daftar di Ajaib juga sekarang lebih mudah karena bisa langsung login via akun Google.

Bibit

Sebenarnya Bibit merupakan platform yang sudah lama berdiri pada 2017 lalu. Tapi karena diakusisi oleh perusahaan yang menaugi Stockbit, Bibit diperkenalkan kembali pada 15 Januari 2019 silam.

Sama halnya dengan Ajaib, Bibit menggunakan prinsip modern portfolio teori dari Harry Markowitz untuk mendapatkan alokasi optimal investor, sehingga investor tidak perlu lagi repot untuk memilih produk reksa dana mana yang harus mereka beli, karena semua akan dilakukan oleh robot pintar yang terdapat dalam aplikasi Bibit.

Bibit mengedepankan pada produk desain, visual dan user experience yang membuat investor lebih mudah dalam menggunakannya.

Adu Marketplace Reksa Dana: Bareksa VS Tanamduit VS Ajaib VS Bibit. Siapa Menang? (Update 10/8/19) 2

Hebatnya lagi, pembukaan akun hanya membutuhkan waktu rata-rata 30 menit dan dapat langsung membeli produk reksa dana.

Bibit juga memberikan opsi investasi reksa dana syariah untuk nasabah yang nyaman dengan produk reksa dana syariah.

BACA JUGA: Bibit: Cara Mendaftar, Beli Reksa Dana Online dan 6 Kelebihannya

Saya sempat chating langsung dengan insider Bibit dan insider ini membocorkan bahwa dalam waktu dekat Bibit akan ada fitur baru berupa kemudahan pembayaran reksa dana, yaitu gratis biaya transfer dan instan tanpa perlu bukti konfirmasi.

Apa Marketplace reksa dana online terbaik?

Kita telah sampai pada poin terakhir dari artikel ini, yaitu untuk menentukan manakah platform reksa dana online terbaik?

Saya sudah punya jawabannya.

Setelah saya mencoba keempat platform investasi diatas, ada 2 platform yang sangat bagus menurut saya.

Karena keempat platform sama-sama menjual produk reksa dana, maka tentu secara umum keempat-empat sama. Tapi jika dikategorikan, Bareksa akan lebih cocok jika di adu dengan Tanamduit, sedangkan Ajaib cocok dibandingkan dengan Bibit.

BACA JUGA: Mengenal 4 Jenis Reksa Dana, Mana Yang Paling Cocok Dengan Anda?

Bareksa dan Tananduit masih menggunakan cara tradisional untuk menghubungkan investor dengan produk reksa dana. Meskipun pendaftaran dan pembeliannya sudah online tanpa pengiriman berkas fisik, tapi pemilihan reksa dana harus dilakukan sendiri oleh investor.

Investor memilih sendiri produk reksa dana yang ingin mereka beli di Bareksa dan Tanamduit.

Berbeda dengan Ajaib dan Bibit, telah menggunakan teknologi terbaru untuk memudahkan investor membeli reksa dana online.

Dari sisi keamanan, Tanamduit adalah marketplace yang paling aman, karena setiap kali masuk aplikasi harus login, sedangkan yang lainnya layaknya aplikasi social media biasa.

Bareksa VS Tanamduit

Dari segi jumlah produk yang dijual, jelas Tanamduit kalah jumlah dari Bareksa. Tapi untuk UI dan UX, Tanamduit lebih unggul, karena Tanamduit lebih mudah digunakan baik di desktop maupun aplikasi mobile.

Bareksa cocok untuk mereka yang sudah mengerti dan terbiasa investasi reksa dana. Produk yang ditawarkan sangat bervariasi dengan fitur-fitur menarik yang memudahkan investasi. Banyaknya jumlah produk reksa dana yang ditawarkan memberikan nilai lebih untuk Bareksa.

Tanamduit cocok untuk mereka yang sudah mengerti reksa dana, tapi tidak ingin repot memberi reksa dana, karena jumlah reksa dana yang tergolong masih sedikit. UI dan UX yang bagus menjadi nilai lebih untuk Tanamduit.

Dari perbandingan keduanya, saya pribadi memilih keduanya, karena kelebihan dan kekurangan keduanya saling melengkapi.

Ajaib VS Bibit

Kedua start-up ini secara garis besar hampir-hampir mirip, karena menggunakan metode yang sama dalam memberikan rekomendasi investasi untuk investor, yaitu dengan metode “Modern Portfolio Theory” milik Harry Markowitz.

Hanya saja, bedanya terdapat pada produk yang ditawarkan, layanan dan setoran awalnya.

Ajaib hanya menyediakan 3 produk reksa dana saja untuk saat ini, sehingga untuk pilihan reksa dana masih minim. Tapi menurut insider, produknya akan ditambah dalam waktu dekat.

Setoran awal yang dianjurkan oleh Ajaib juga lumayan besar, yaitu Rp 400,000. Tapi menurut saya ini masuk akal, karena menunjukkan keseriusan investor dalam berinvestasi.

Sedangkan di Bibit, produk reksa dana yang ditawarkan lebih banyak. Meskipun investor sudah diberikan rekomendasi produk reksa dana, kita dapat menggantikan dengan produk lain yang kinerja produknya hampir sama. Setoran awalnya juga lebih terjangkau, yaitu Rp 10,000.

Yang lebih hebatnya lagi, Bibit memiliki opsi investasi reksa dana syariah, sehingga bagi muslim yang ingin berinvestasi secara syariah, cukup mengaktifkan “Preferensi Syriah” di profil.

Baik Ajaib atau Bibit sama-sama memiliki helpdesk LIVE chat. Jika investor punya masalah atau ada yang ingin ditanyakan tinggal LIVE chat saja.

Dalam hal metode beli reksa dana, Bibit lebih mudah dibanding Ajaib. Jika di Ajaib investor harus transfer ke 3 produk reksa dana secara terpisah, di Bibit investor bisa memilih metode pembayaran melalui GO-Pay cukup sekali transaksi tanpa kirim bukti transfer lagi.

Dari perbandingan keduanya, saya lebih memilih Bibit, kenapa? Bibit ramah terhadap investor pemula, mulai dari setoran awal, pilihan produk reksa dana hingga metode transfer.


Perbandingan keempat marketplace tentu tidak 100% akurat dan tidak harus diikuti, karena secara garis besar, keempat marketplace memiliki kelebihan masing-masing. Artikel ini hanya pandangan pribadi penulis.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda yang masih bingung memilih marketplace reksa dana. Selamat berinvestasi!!

- Iklan -
Bareksa
3,9
tanamduit
4,2
Ajaib
4,2
Bibit
4,7

DISCLAIMER: Artikel ini hanya bertujuan untuk edukasi saja, bukan sebuah perintah namun sebagai bahan pertimbangan dalam bertransaksi. Segala keuntungan maupun kerugian menjadi tanggung jawab investor dan merupakan bagian dari risiko fluktuasi pasar. BUY/SELL/HOLD ada ditangan Anda.

Terpopuler

BNI Sekuritas: Cara Mendaftar, Beli Saham Dan 5 Kelebihannya (Update 1/5/19)

Dunia saham bukan lagi hal yang tabu di kalangan masyarakat Indonesia. Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang menjanjikan dengan tingkat resiko...

Cara Mendaftar Dan Beli Saham Melalui Mandiri Sekuritas, Reguler Dan Syariah (Update 19/1/18)

Setalah sebelumnya saya membuat artikel cara mendaftar dan beli saham melalui BNI Sekuritas, kali ini saya akan membuat artikel tentang cara membuat akun di...

Cara Mendaftar Dan Beli Saham Melalui Indo Premier Sekuritas “IndoPremier” (Update 12/2/19)

Perhatian: Saat ini membuka akun efek di IndoPremier sudah paperless, sehingga tidak diperlukan lagi mengirim berkas. Klik Disini untuk cara daftar...

Wajib Untuk Pemula, Sekolah Pasar Modal Level 1 & Level 2 (Update 24/2/18)

Sekolah Pasar Modal (SPM) adalah program edukasi dan sosialisasi pasar modal yang diselenggarakan secara berkala oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Seluruh masyarakat...

1 Jam Langsung Jadi, Cara Daftar Akun IndoPremier Sekuritas + Cara Beli Saham

Indopremier - Semakin hari dunia investasi saham semakin maju. Hal ini dapat saya rasakan sendiri mulai dari mudahnya belajar saham dengan mengikuti...

Ingin belajar saham dari Nol hingga mahir? Meet Arin!

Terbaru

Gaya Milenial Bangun Rumah Tangga, Mulai dari Investasi hingga Melindungi yang Tersayang

Beberapa bulan terakhir hati saya sedang berbunga-bunga..Bukan karena penghasilan Google Adsense meningkat atau cuan investasi, tapi sebuah...

Ingin Cari Pinjaman Tanpa Riba & Bunga? Ini 5 Tempatnya

Pernah terpikir ingin membangun bisnis tanpa modal? Ingin pinjam tanpa bunga? Memangnya ada ya? Ternyata jawabannya ada.Berikut...

Wajib Teliti, Ini 4 Ciri Pinjaman Abal-Abal yang Harus Diwaspadai

Mengingat saat ini banyak yang membutuhkan pinjaman dana tunai tidak mengherankan jika banyak bank atau lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman dengan tawaran...

Hindari, 6 Kesalahan Umum dalam Investing di Indonesia

Berinvestasi atau investing bisa kita lakukan dibanyak instrumen, mulai dari deposito yang memiliki resiko rendah hingga investasi saham yang memiliki resiko tinggi....

Pengalaman Jual Emas Antam 10 Gram Batangan di Pegadaian

Pegadaian - Dua bulan yang lalu saya beli emas Antam batangan secara online di marketplace.Alasan saya beli...

23 KOMENTAR

  1. Kalau saya di bibit, karena masih awam,sekarang lg nyari nyari buat nabung saham, cuma blom ketemu sekuritas yg cocok, pingin nya yg mudah dan simpel maklum gaptek

    • Mantap… Tapi secara umum semua sekuritas sama, beda di fee transaksi saja. Untuk penggunaan aplikasi biasa ada user guide ebook juga, jadi nanti ada tutorial cara beli sahamnya yang di provide sama sekuritas. Atau kalau belum terlalu serius, bisa coba daftar akun Trial dulu untuk jajal software atau aplikasi tradingnya, beberapa sekuritas ada sediakan akun trial kalau mau coba-coba. Tks

  2. Mantap.. Ane pakai bareksa, bibit dan tanamduit

    Produk bibit semuanya ada di bareksa tapi produk tanamduit beberapa gaada di bareksa. Overall, bareksa punya rd paling lengkap. Sayangnya pembelian di bareksa hanya bisa transfer antar bank sehingga kena biaya admin yg lumayan kalau beli banyak variasi rd. Sementara, bibit dan tanamduit bisa pakai go pay dan link aja. Biaya adminnya lebih kecil. Selain itu, bareksa seringkali error ketika ingin beli obligasi atau sukuk.

    Dari semua pengalaman itu. Ane udah beli 60% rd di bibit, 30% rd di bareksa, 10% di tanamduit.
    Ane juga beli sukuk via tanamduit karena kemudahan transaksi dan pendaftaran.

    • Terima kasih atas sharing pengalamannya.

      Saya sekarang ketagihan pakai Bibit juga, karena robo advisornya.. Kalau bareksa jarang pakai. Walaupun biaya admin transfer biasa diakali dengan dompet digital, tapi masih terlalu manual ya. Kalau sukuk saya beli beli, duitnya terlalu asik duduk di saham. Tapi kalau beli sukuk lebih pilih Tanamduit mungkin, soalnya UI Appnya bagus 🙂 Tks

  3. Kalau moduit gimana mas Irfan, memang nggak masuk dalam pembahasan ini atau belum disurvei? Saya sedang nyari review moduit nih. terima kasih

    • Hi mohon maaf, moduit belum masuk dalam review saya, mengingat based usernya masih sangat kecil. Untuk keempat produk diatas, aplikasi android sudah 50ribu install, moduit baru 1ribu. Tks

  4. Terima kasih bang irfan dan abang2/tante yang sudah kasih komen dan penggalamanya disini, saya dapat ilmu baru, baru mau belajar investasi soalnya, dan bingung mulainya dari mana

  5. Terimakasih mas Irfan atas sharingnya yang sangat berguna ini.
    Saya baru-baru aja invest Reksadana di Tokopedia, cuma ada 2 produk yaitu syailendra dana kas danb Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra. Itupun mereka kerjasama dengan Bareksa juga ternyata haha…
    Habis baca artikel ini mau nyobain aplikasi bibit euy 😀

  6. mau nambahin nih. Bibit itu ada online groupnya jg loh di telegram dan CEOnya jg suka disitu. mo nanyain apa aja pasti nemu deh jawabannya disitu. kalo mau join bisa cek di appsnya bibit ada pilihan community tar diarahin langsung ke telegramnya langsung.

    • Wah, terima kasih atas feedbacknya, saya belum cek dan join untuk groupnya. Nanti aja saya update lagi artikel ini. Terima kasih atas informasinya.

  7. Make bareksa di Tahun 2017 setelah sebelumnya nyoba bukareksa di bukalapak. Karena bukareksa pilihannya dikit jadinya pindah ke bareksanya aja sekalian. Itu awal cerita kenal dengan investasi secara online.

    2017 tahun dimana P2P lending naik banget, mulai nyoba investasi syariah di P2P syariah. Hasilnya 50:50, ada yang bagus banget ada juga yang mandek. Cuma ngerasa kurang puas karena keleluasaan yang kurang likuid, akhirnya saat ini mulai lirik saham. Menemukan 1 aplikasi super duper bagus dari segi UI, ya benar itu stockbit. Jatuh cinta dengan stockbit dan buka rekening disana (dia make sinarmas sekuritas), dapet premium seumur idup karena buka akun sekuritas sinarmas.

    Karena udah jatuh cinta sama stockbit, pas tau stockbit akusisi bibit nggak pikir panjang langsung pindahin semua dana ke bibit.

    Saat ini make stockbit untuk saham, bibit untuk RD dan P2P untuk diversifikasi.

    • Wow… mantap mas… ini istilahnya “meletakkan telur dibanyak keranjang” ya.

      Saya pakai Bibit karena anggota Stockbit juga.. apalagi menarik sistem portfolio mereka. Tapi untuk P2P saya belum pernah coba, mengingat keuntungan lebih besar di saham. Kalau saya saham masih jadi instumen yang alokasi dananya banyak. RD lebih untuk menabung aja.

      Btw terima kasih atas sharing pengalaman berinvestasinya, semoga profil maksimal disemua instrumen.

  8. mantab.. saya juga lagi mempertimbangkan aktif lagi investasi reksadana, saya pribadi biasa menggunakan Bareksa dan sudah aktivasi Bibit. Kalau Bareksa sama seperti mas Irfan, menjadi tempat perdana saya dalam investasi RD, lalu kalau bibit tahunya dari stockbit dan katanya pakai AI bisa mengelola RD kita plus cukup 10 ribu untuk invest, untuk yang ajaib dan tanamduit belum pernah pake

  9. lagi baca-baca soal bibit. menarik sih emang, apalagi awal depositnya ga besar jadi buat pemula bolehlah–karena aku memang lagi membiasakan suamiku untuk nabung reksadana meski sedikit-sedikit. kalo sekarang aku masih setia sama poems dan bareksa meskipun aplikasinya tidak semenarik bibit dan ajaib ya, yang tampilannya modern banget.

    ((tetep ujung-ujungnya ngomongin UI UX hahaha))

    • Iya, bibit menarik diantara keempat-empatnya. Inovasinya bagus, apa lagi baru-baru ini bisa bayar pakai Go-pay.

      Tapi menurut saya pribadi, untuk seseorang yang sudah terbiasa investasi reksa dana, ketersediaan produk pasti tujuan utama. karena UI dan UX itu menurut saya lebih untuk menarik investor baru saja. Kalau sudah biasa investasi bukan UI UX yang jadi pertimbangan, tapi ketersediaan produk reksa dana paling utama. Tks

    • Iya bang. Bareksa veteran soalnya haha… saya juga baru pakai sisa ketiganya, untuk tes platformnya. Semoga bermanfaat artikelnya. Tks

Tinggalkan Komentar

Mohon masukkah komentar kamu
Masukkan nama kamu